Hello there! Here is a list of fabulous food, music, news, videos, graffitis, comments from the guestbook, and images of the world in pictures. Feelings of worth can flourish only in an atmosphere where individual differences are appreciated, mistakes are tolerated, communication is open, and rules are flexible, the kind of atmosphere that is found in a nurturing world. Kiss your Mom and Dad, tell them that you are loved. May you live forever in happiness and good health. LoL, Zalina and Mail
Fauziah Gambus,Wann, Ajai n Nurul,Broery Marantika, Dewa 19, Geisha ,
Saturday, September 11, 2010
YOUTUBE MAK TOK
http://www.youtube.com/watch?v=4e1C1Gr0o6w
Friday, September 10, 2010
RADIO INTERNET MALAYSIA
http://www.hotfm.com.my/listen/radio_octoshape.asp
Thursday, September 9, 2010
P. Ramlee Di Hari Raya
Tuesday, September 7, 2010
Haji Malcolm X - Islam : The Solution To Racism
Sunday, September 5, 2010
YOUTUBE NEW ZEALAND
Friday, September 3, 2010
Wednesday, September 1, 2010
Kenapa Allah Temukan Kita Dengan Orang Yang Salah?
♥kenape ALLAH temukan kita dengan org y salah♥
Memang sakit bila cinta yg kita dambakan selama ini tak dihargai oleh insan yg bernama kekasih,apatah lagi kita dibuang begitu saja... tapi,itulah juga petanda terbaik untuk diri dan kehidupan kita pada masa akan datang.
1. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya apabila kita bertemu jodoh yg sebenar,masih ada rasa syukur kita pada ketentuanNYA.
2. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita dapat menjadi penilai yg baik.
3. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita sedar bahawa kita hanyalah makhluk yg sentiasa mengharapkan pertolongan ALLAH.
4. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita dapat KASIH SAYANG YANG TERBAIK,KHAS UNTUK DIRI KITA.
5. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita sedar bahawa ALLAH MAHA PEMURAH & PENYAYANG kerana mengingatkan kita bahawa dia bukanlah pilihan yg hebat untuk kita dan kehidupan kita pada masa depan...
6. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita dapat mengutip pengalaman yg tak semua orang berpeluang untuk mengalaminya.
7. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita jadi MANUSIA YG HEBAT JIWANYA.
8. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita lebih faham bahawa CINTA YG TERBAIK HANYA ADA BERSAMA ALLAH.
9. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita LEBIH MENGENALI KEHIDUPAN YG TAK SELAMANYA KEKAL.
Wahai sahabat yg kecewa,menderita dan sengsara kerana cinta, fahamilah bahawa kehidupan kita makin sampai ke penghujungnya.
Hari esok pun kita sendiri tak pasti samada menjadi milik kita. Gapailah keredhaan ALLAH dengan melaksanakan suruhanNYA, dan meninggalkan laranganNYA..
PERCAYALAH sesungguhnya ALLAH malu untuk menolak permintaan hambaNYA yg menadah tangan meminta dengan penuh pengharapan HANYA kepadaNYA..
♥~ALLAH knows BESt!~♥
Memang sakit bila cinta yg kita dambakan selama ini tak dihargai oleh insan yg bernama kekasih,apatah lagi kita dibuang begitu saja... tapi,itulah juga petanda terbaik untuk diri dan kehidupan kita pada masa akan datang.
1. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya apabila kita bertemu jodoh yg sebenar,masih ada rasa syukur kita pada ketentuanNYA.
2. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita dapat menjadi penilai yg baik.
3. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita sedar bahawa kita hanyalah makhluk yg sentiasa mengharapkan pertolongan ALLAH.
4. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita dapat KASIH SAYANG YANG TERBAIK,KHAS UNTUK DIRI KITA.
5. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita sedar bahawa ALLAH MAHA PEMURAH & PENYAYANG kerana mengingatkan kita bahawa dia bukanlah pilihan yg hebat untuk kita dan kehidupan kita pada masa depan...
6. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita dapat mengutip pengalaman yg tak semua orang berpeluang untuk mengalaminya.
7. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita jadi MANUSIA YG HEBAT JIWANYA.
8. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita lebih faham bahawa CINTA YG TERBAIK HANYA ADA BERSAMA ALLAH.
9. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita LEBIH MENGENALI KEHIDUPAN YG TAK SELAMANYA KEKAL.
Wahai sahabat yg kecewa,menderita dan sengsara kerana cinta, fahamilah bahawa kehidupan kita makin sampai ke penghujungnya.
Hari esok pun kita sendiri tak pasti samada menjadi milik kita. Gapailah keredhaan ALLAH dengan melaksanakan suruhanNYA, dan meninggalkan laranganNYA..
PERCAYALAH sesungguhnya ALLAH malu untuk menolak permintaan hambaNYA yg menadah tangan meminta dengan penuh pengharapan HANYA kepadaNYA..
♥~ALLAH knows BESt!~♥
Monday, August 30, 2010
Malaysia 50th Natioal Day
Sunday, August 29, 2010
Madame President Cory Aqino
Saturday, August 28, 2010
Ni Buat Bonda Ku, I Love You Mak
Thursday, August 26, 2010
ISKANDAR MALAYSIA & CHINA'S Beijing Construction and Engineering Co Ltd – is one of China's Largest State Enterprises and Construction / Engineering Company
Local-Foreign Joint-Ventures – Flavour of the Day in Iskandar
Foreign players are a significant part of Iskandar Malaysia's development, both as investors in their own right as well as in joint-ventures with local players
Posted Date: Aug 13, 2010
By: iProperty.com
The recent announcement by Malaysia Pacific Corp Bhd (MPC) that it has found a foreign partner for its two property projects in Iskandar Malaysia is a significant one. For one thing, the partner – Beijing Construction and Engineering Co Ltd – is one of China's largest state enterprises and construction / engineering company, with extensive experience in many major construction projects in the People's Republic. This giant player has now signalled its faith in two projects within Iskandar Malaysia – MPC's Asia Pacific Trade & Expo City (APTEC) and LakeHill Resort City.
BCE has signed a letter of intent to evaluate the development and financing of these two projects. The letter maps out the basis and the roles of the parties in pursuing the project, with a view to enabling Beijing Construction to hold discussions with third parties such as the Iskandar Regional Development Authority, Johor government and other relevant ministries. If all goes well, detailed terms and conditions (contracts) would then be signed in the presence of both governments.
MPC, which had spent many months searching and holding talks with foreign government bodies and private international firms from various countries, is not alone in seeking a foreign partner for a JV. China-based BCE is one of several high-profile foreign players entering Iskandar Malaysia. Others include the Australia-based Walker Group with its RM1.7 billion investment in Senibong Cove, Singapore-based Raffles Education Group, and Chelsea Property Group (a subsidiary of US-based Simon Property Group).
Foreign Partners – Cash and Credibility
There are several key factors which can be seen at play in the entry of these foreign players. For one thing, these foreign partners are almost always cash-rich. In MPC's case, the entry of a strong foreign partner was envisaged as early as last year by industry sources to erase or reduce the bulk of the bank borrowings of the MPC group – no small amount, considering the RM6 billion gross development cost for APTEC and Lakehill Resort City.
Aside from cash, a foreign partner can offer credibility and prestige – particularly a partner with an already internationally known brand name. For example, the Singapore-based Raffles Education Corp Ltd (REC), which aims to set up a multi-institutional education campus at Iskandar Malaysia by 2011, is the largest private education provider in the Asia Pacific and its key markets are China, India and South-East Asia. REC is collaborating with Education@Iskandar Sdn Bhd, a wholly owned unit of Iskandar Investment Bhd, on the development, to be known as Raffles University Iskandar.
Another example is Chelsea Property Group, known for its Chelsea Premium Outlets. Few local players can match the glamour and prestige of being the world's largest owner, developer and operator of upscale outlet centres in the United States, Japan and South Korea. Combine that with Asia's largest public-listed casino (the Genting Group) and Asiatic Land Development, and you have on your hands a high-profile, high-prestige development with name recognition all over the region, and potentially all over the world. This augurs well for the “Malaysian Premium Outlet” (MPO), Chelsea's first premium outlet in Southeast Asia offering international branded items at discounted prices.
Both cash and credibility are no doubt factors in the participation of Australian property developer Walker Corporation, with its RM1.7 billion investment in the “first exclusive waterfront project in the eastern corridor of Iskandar Malaysia”. The project, dubbed Senibong Cove, is spread over 208 acres of freehold land. The entire project will be developed in phases over 10 to 15 years, with the first phase consisting of 244 houses and final completion involving 2,200 homes. Walker is developing Senibong Cove in a JV with the landowner, Iskandar Waterfront Sdn Bhd.
Spillover Effects
Joint-ventures also enable local players to give foreign partners a positive introduction to the local market, in the hopes that they will be emboldened and inspired to continue joint-venturing with higher stakes, or even be willing to explore geographically. This, as pointed out by Minister of International Trade and Industry Datuk Mustapa Mohamed, was the impetus between the recent re-activation of the Malaysia-Singapore Business Council (MSBC), to further boost bilateral trade relations between the two countries.
Hopefully, Iskandar Malaysia will continue to attract more strategic joint-venture partners to yield direct and spillover benefits. With incentives aplenty, ranging from tax incentives to “customised package” incentives for Iskandar Development Region (IDR)-registered companies, it augurs well not only for these JVs to do well, but also for more foreign players to be attracted by this track record of success and enter the market, boosting the economic pie for all.
Latest News:
•Mah Sing Records RM29.2 Million 2nd Quarter Profit (Aug 27, 2010)
•Three sectors drive IJM Q1 earnings (Aug 26, 2010)
•IJM plans to foray into China's property (Aug 26, 2010)
•OSK trims earnings forecast for MRCB (Aug 26, 2010)
•Axis-REIT eyes Tesco JB (Aug 26, 2010)
Foreign players are a significant part of Iskandar Malaysia's development, both as investors in their own right as well as in joint-ventures with local players
Posted Date: Aug 13, 2010
By: iProperty.com
The recent announcement by Malaysia Pacific Corp Bhd (MPC) that it has found a foreign partner for its two property projects in Iskandar Malaysia is a significant one. For one thing, the partner – Beijing Construction and Engineering Co Ltd – is one of China's largest state enterprises and construction / engineering company, with extensive experience in many major construction projects in the People's Republic. This giant player has now signalled its faith in two projects within Iskandar Malaysia – MPC's Asia Pacific Trade & Expo City (APTEC) and LakeHill Resort City.
BCE has signed a letter of intent to evaluate the development and financing of these two projects. The letter maps out the basis and the roles of the parties in pursuing the project, with a view to enabling Beijing Construction to hold discussions with third parties such as the Iskandar Regional Development Authority, Johor government and other relevant ministries. If all goes well, detailed terms and conditions (contracts) would then be signed in the presence of both governments.
MPC, which had spent many months searching and holding talks with foreign government bodies and private international firms from various countries, is not alone in seeking a foreign partner for a JV. China-based BCE is one of several high-profile foreign players entering Iskandar Malaysia. Others include the Australia-based Walker Group with its RM1.7 billion investment in Senibong Cove, Singapore-based Raffles Education Group, and Chelsea Property Group (a subsidiary of US-based Simon Property Group).
Foreign Partners – Cash and Credibility
There are several key factors which can be seen at play in the entry of these foreign players. For one thing, these foreign partners are almost always cash-rich. In MPC's case, the entry of a strong foreign partner was envisaged as early as last year by industry sources to erase or reduce the bulk of the bank borrowings of the MPC group – no small amount, considering the RM6 billion gross development cost for APTEC and Lakehill Resort City.
Aside from cash, a foreign partner can offer credibility and prestige – particularly a partner with an already internationally known brand name. For example, the Singapore-based Raffles Education Corp Ltd (REC), which aims to set up a multi-institutional education campus at Iskandar Malaysia by 2011, is the largest private education provider in the Asia Pacific and its key markets are China, India and South-East Asia. REC is collaborating with Education@Iskandar Sdn Bhd, a wholly owned unit of Iskandar Investment Bhd, on the development, to be known as Raffles University Iskandar.
Another example is Chelsea Property Group, known for its Chelsea Premium Outlets. Few local players can match the glamour and prestige of being the world's largest owner, developer and operator of upscale outlet centres in the United States, Japan and South Korea. Combine that with Asia's largest public-listed casino (the Genting Group) and Asiatic Land Development, and you have on your hands a high-profile, high-prestige development with name recognition all over the region, and potentially all over the world. This augurs well for the “Malaysian Premium Outlet” (MPO), Chelsea's first premium outlet in Southeast Asia offering international branded items at discounted prices.
Both cash and credibility are no doubt factors in the participation of Australian property developer Walker Corporation, with its RM1.7 billion investment in the “first exclusive waterfront project in the eastern corridor of Iskandar Malaysia”. The project, dubbed Senibong Cove, is spread over 208 acres of freehold land. The entire project will be developed in phases over 10 to 15 years, with the first phase consisting of 244 houses and final completion involving 2,200 homes. Walker is developing Senibong Cove in a JV with the landowner, Iskandar Waterfront Sdn Bhd.
Spillover Effects
Joint-ventures also enable local players to give foreign partners a positive introduction to the local market, in the hopes that they will be emboldened and inspired to continue joint-venturing with higher stakes, or even be willing to explore geographically. This, as pointed out by Minister of International Trade and Industry Datuk Mustapa Mohamed, was the impetus between the recent re-activation of the Malaysia-Singapore Business Council (MSBC), to further boost bilateral trade relations between the two countries.
Hopefully, Iskandar Malaysia will continue to attract more strategic joint-venture partners to yield direct and spillover benefits. With incentives aplenty, ranging from tax incentives to “customised package” incentives for Iskandar Development Region (IDR)-registered companies, it augurs well not only for these JVs to do well, but also for more foreign players to be attracted by this track record of success and enter the market, boosting the economic pie for all.
Latest News:
•Mah Sing Records RM29.2 Million 2nd Quarter Profit (Aug 27, 2010)
•Three sectors drive IJM Q1 earnings (Aug 26, 2010)
•IJM plans to foray into China's property (Aug 26, 2010)
•OSK trims earnings forecast for MRCB (Aug 26, 2010)
•Axis-REIT eyes Tesco JB (Aug 26, 2010)
Monday, August 23, 2010
Tuesday, August 17, 2010
Dari Hasanul B Saad
SEMOGA ALLAH MEMELIHARA KITA & KELUARGA KITA DARI TERPESONG AKIDAH DAN SYIRIK KEPADA ALLAH…
Bencana Umat Islam - Mufti Perak
Teks Mufti Perak Menghadap Sultan Perak
Maksud Hadith Rasulullah S.A.W. :
“‘Mereka yang tidak memikirkan masalah umatku BUKAN daripada kalangan umat".
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
HARI Isnin, saya ke Kuala Lumpur dan saya menemui enam peguam dan beberapa pemimpin NGO untuk mendengar taklimat mengenai keadaan agama Islam dan orang Islam di negara ini.
Taklimat berlangsung selama empat jam setengah. Pada pagi Selasa, saya telah dipanggil oleh Sultan Perak untuk menyembah taklimat. Kemudian menyembahkan taklimat yang hampir sama pula kepada Majlis Raja-Raja. Saya memberi taklimat mengenai bahaya yang sedang dihadapi oleh umat Islam pada ketika ini.
Bencana umat Islam
Waktu ini ada kes Lina Joy (Azlina binti Jelani) yang sedang menunggu keputusan. Lina Joy memeluk Kristian dan berkahwin dengan seorang India beragama Kristian. Dia memohon kepada Mahkamah supaya namanya ditukar kepada Lina Joy dan agama dipadamkan daripada MyKad beliau tetapi Jabatan Pendaftaran Negara tidak dapat memadamkannya ker ana tiada perintah daripada Mahkamah Syariah. Lantaran itu, beliau telah mencabar ke Mahkamah Persekutuan berasaskan Perkara 11 (1) Perlembagaan Persekutuan yang menyebutkan bahawa tiap-tiap individu rakyat Malaysia berhak memilih agamanya sendiri (Every person has the right to profess and practice his religion).
Kes ini dibicara di hadapan tiga hakim di Mahkamah Agung iaitu Ketua Hakim Negara, seorang hakim bukan Melayu dan seorang hakim beragama Kristian. Jika dalam kes ini Lina Joy menang; maka agama Islam akan hancur. Ia membawa implikasi:
i) Kuasa Raja mengenai agama Islam akan hilang.
ii) Kuasa Mahkamah Syariah tidak boleh dipakai..
iii) Orang Islam tidak boleh memaksa anaknya sembahyang, tidak berhak lagi
kutip zakat dan tiap-tiap orang boleh mentafsir Islam ikut kehendaknya.
Itulah akibatnya.
Malangnya orang Islam nampaknya tidak prihatin sehingga dalam perbicaraan itu. Tidak ramai yang hadir untuk menyatakan sikap dan Sokongan. Majlis Agama pun dilihat tidak menghantar orang Islam. Pemerhati daripada Islam tiada. Ini berbeza daripada kalangan bukan Islam. Hatta , peguam/pemerhati daripada Kedutaan Kanada , Australia dan Amerika Syarikat pun sanggup datang.
Bahkan, peguam-peguam pemerhati ini dibenarkan berhujah. Ini amat berbahaya. Ia belum pernah berlaku. Jadi Majlis Raja-Raja sedikit tersentak setelah saya melaporkan perkara ini.
Peguam Negara telah dipanggil oleh Majlis Raja-Raja dan Peguam Negara kata tidak boleh buat apa-apa. Tunggu keputusan saja. Inilah keadaan yang telah menjadi bagaikan telur di hujung tanduk.
Gerakan Kristian dan Hinduisme
Orang Melayu yang berjinak dengan Kristian biasa dilatih secara mendalam di Singapura. Identiti mereka ditukar. Sekarang, terdapat dua gereja orang Melayu di Kuala Lumpur. Di Brickfield, ada usaha memberi makan tengah hari percuma pada hari Jumaat kepada remaja Melayu yang lepak supaya mereka leka dan tidak pergi ke masjid. Terdapat ratusan pemuda-pemuda Melayu pergi ke gereja di Brickfield ini.
Saya telah memberitahu juga hampir 250,000 orang Islam yang murtad tapi saya dicabar oleh Menteri di Jabatan Perdana Menteri. Orang Islam yang memeluk agama Hindu sahaja sudah hampir 100,000 orang. (Sumber : jangkaan Persatuan India Muslim). Bahkan mengikut laporan pihak polis, belia-belia Islam yang menganggotai black metal, yang memaki Tuhan sudah ada 13,000 hingga 14,000. Orang yang ikut Ayah Pin yang mempercayai "Ayah Pin itu Tuhan" adalah 14,000 orang. Ini yang menjadikan saya lantang.
Majlis Raja-Raja Bangkitkan:
1) Apa peranan masjid.
2) Apa peranan imam-imam dan pengurusan masjid.
3) Kenapa tidak bendung sedangkan ada undang-undang.
Peguam Negara kata, berbezanya paderi dengan imam-imam kita ialah paderi-paderi menunggu kedatangan hadirin seperti menghormati tetamu di pintu gereja. Mereka memberi khutbah dengan terancang dan profesional sehingga orang boleh yakin dengan cakap-cakap mereka. Selesai majlis, mereka tunggu di pintu gereja dan mengucapkan selamat. Mereka suka bertanya khabar dan suka ambil tahu dan sering tawarkan pertolongan. Bezanya, khutbah kita tidak menarik. Disampai secara tidak profesional.
Di Uzbekistan dan China , walaupun 70 tahun ditekan, mereka masih kuat. Dalam keadaan yang cukup kuat ditekan, mereka cuma utamakan penyebaran salam dan kuatkan silaturrahim di samping membaca ayat-ayat suci Al-Quran di dinding-dinding masjid. Imam masih boleh berbahasa Arab. Itu ketika Komunis berkuasa. Ini rahsia kekuatan mereka dapat bertahan.
Serangan aqidah di Malaysia
Sekarang di Malaysia kita diserang dalam bentuk yang dahsyat.
Serangan pemikiran.
1) Golongan intelektual. Orang Kristian yang buat serangan. Walaupun mereka berjaya serang tetapi mereka tidak dapat tawan hati orang Islam. Untuk itu mereka cuba mempelajari Islam dengan untuk menyerang Islam. Mereka juga wujudkan fakulti-fakulti Islam di universiti Mereka.
2) Mereka juga melahirkan kekacauan kepercayaan lalu membawa pemikiran Islam liberal. Mereka letak semua agama itu sama. Ia datang daripada sumber yang sama iaitu Tuhan yang sama. Cuma masa wahyu turun, Islam diterjemah dalam mesej ketuhanan itu mengikut bahasa-bahasa berbeza sesuai dengan bangsa dan keturunan Nabi.. Tegas mereka, kitab-kitab suci itu adalah terjemahan. Oleh itu ia boleh dipinda dan ditafsirkan semula. Dalam kurun ke 16, ia telah disaran oleh Yahudi dan diterima oleh para paderi Kristian. Ini yang menjadikan Kristian berpecah kepada berpuluh-puluh mazhab. Dulu, cuma ada Kristian daripada mazhab Roman Katholik. Masing-masing menuduh masing-masing mazhab kafir. Inilah pula yang dibawa ke dalam dunia Islam.
Islam liberal begini mulai masuk pula ke Indonesia .. Mereka menguasai universiti dan media dengan dilindungi dan disokong dengan kuat oleh AS dengan berbilion-bilion USD. Ini menjadikan fakulti-fakulti pengajian Islam di universiti-universi ti di Indonesia sudah tidak ada lagi penuntut. Kini sudah ada fatwa di Indonesia bahawa perkahwinan lelaki sesama lelaki itu sah. Faraid dan Hudud sudah tidak relevan dan harus dibuang. Ini pun hampir difatwakan akhir-akhir ini oleh Majlis Agama Indonesia . Ia sedang berkembang ker ana tulisan-tulisan ini dipelopori oleh intelektual.
Sekarang, di Malaysia pun sudah terbawa-bawa. Begitu. Tulisan-tulisan yang liberal seumpama ini biasanya ditulis oleh wartawan-wartawan dalam akhbar-akhbar berbahasa Inggeris. Dulu Astora Jabat saja yang tulis dalam akhbar Melayu. Kini, Astora guna majalah Al Islam pula sebagai platform dengan ditukar namanya kepada Hussin Ab. Rahman. Kasim Ahmad pun sekarang sudah diberi tempat semula untuk menulis dalam Al Islam.
Keputusan kes pakai serban Ini ada laporannya dalam semua akhbar. Bagaimana 3 murid Islam memakai serban di sekolah telah diberhentikan dan kes mereka pula kalah di mahkamah. Sedang penganut agama lain kenapa bebas memakai serban dan mengamal agama mereka ? Ini satu penghinaan yang sungguh dahsyat ke atas Nabi kita dan Islam pada amnya.
Allah jadikan sembahyang berjemaah lima waktu. Ini bertujuan untuk melahirkan ukhwah. Hikmahnya cukup besar. Seorang orientalis buat kajian kenapa ada rakaat-rakaat dalam sembahyang. Orientalis yang akhirnya masuk Islam itu, sembahyang itu sebagai satu bentuk caj. Pertemuan bahu dengan bahu, kaki dan kaki dia akan caj kuasa rohani. Untuk itu, kita perlu kuatkan diri. Orang Hindu sedang kuatkan diri mereka. Mereka giat buat tokong Hindu. Di Perak misalnya, ada 2,000 tokong Hindu sedangkan masjid cuma 560 buah sahaja. Dan agama Hindu ini semakin menampakkan keganasan. Terdapat ramai juga orang Melayu yang diHindukan. Kini, Filem-filem Bollywood juga digunakan untuk mendakyahkan agama Hindu di seluruh dunia.
Harap kepada siapa?
Kita tidak boleh lagi harapkan pihak berkuasa JAKIM, Jabatan Agama atau pihak ker ajaan untuk melindungi kita. Allah tidak amanahkan Islam, al-Quran dan Sunnah ini kepada ker ajaan tetapi Allah amanahkan kepada setiap individu Muslim.
Allah S.W.T berfirman:
"Kami wariskan al-Quran itu kepada hamba-hamba Kami yang terpilih iaitu yang beriman kepada Allah; (bukan kepada ker ajaan)."
Peringatan-peringatan Daripada Allah S.W.T.:
Tsunami, gerak gempa bumi, ramai umat Islam yang mati. Ini peringatan. Kenapa di Acheh dan Bangladesh ? Bukan bermakna orang Acheh yang bermaksiat, tetapi mungkin maksiat berlaku di tempat lain. Bagaimanapun, pada malam kejadian itu, ada permainan tari menari dan pesta minum arak di pantai yang berdekatan.
Demikian, sedikit ringkasan.. Wallahu a'lam
Dato' Harussani Bin Zakaria
Mufti DiRaja Negeri Perak
Jika anda masih seorang Islam tolong sampaikan kepada seramai umat Islam demi kepentingan Islam dan survival generasi akan datang.
Bencana Umat Islam - Mufti Perak
Teks Mufti Perak Menghadap Sultan Perak
Maksud Hadith Rasulullah S.A.W. :
“‘Mereka yang tidak memikirkan masalah umatku BUKAN daripada kalangan umat".
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
HARI Isnin, saya ke Kuala Lumpur dan saya menemui enam peguam dan beberapa pemimpin NGO untuk mendengar taklimat mengenai keadaan agama Islam dan orang Islam di negara ini.
Taklimat berlangsung selama empat jam setengah. Pada pagi Selasa, saya telah dipanggil oleh Sultan Perak untuk menyembah taklimat. Kemudian menyembahkan taklimat yang hampir sama pula kepada Majlis Raja-Raja. Saya memberi taklimat mengenai bahaya yang sedang dihadapi oleh umat Islam pada ketika ini.
Bencana umat Islam
Waktu ini ada kes Lina Joy (Azlina binti Jelani) yang sedang menunggu keputusan. Lina Joy memeluk Kristian dan berkahwin dengan seorang India beragama Kristian. Dia memohon kepada Mahkamah supaya namanya ditukar kepada Lina Joy dan agama dipadamkan daripada MyKad beliau tetapi Jabatan Pendaftaran Negara tidak dapat memadamkannya ker ana tiada perintah daripada Mahkamah Syariah. Lantaran itu, beliau telah mencabar ke Mahkamah Persekutuan berasaskan Perkara 11 (1) Perlembagaan Persekutuan yang menyebutkan bahawa tiap-tiap individu rakyat Malaysia berhak memilih agamanya sendiri (Every person has the right to profess and practice his religion).
Kes ini dibicara di hadapan tiga hakim di Mahkamah Agung iaitu Ketua Hakim Negara, seorang hakim bukan Melayu dan seorang hakim beragama Kristian. Jika dalam kes ini Lina Joy menang; maka agama Islam akan hancur. Ia membawa implikasi:
i) Kuasa Raja mengenai agama Islam akan hilang.
ii) Kuasa Mahkamah Syariah tidak boleh dipakai..
iii) Orang Islam tidak boleh memaksa anaknya sembahyang, tidak berhak lagi
kutip zakat dan tiap-tiap orang boleh mentafsir Islam ikut kehendaknya.
Itulah akibatnya.
Malangnya orang Islam nampaknya tidak prihatin sehingga dalam perbicaraan itu. Tidak ramai yang hadir untuk menyatakan sikap dan Sokongan. Majlis Agama pun dilihat tidak menghantar orang Islam. Pemerhati daripada Islam tiada. Ini berbeza daripada kalangan bukan Islam. Hatta , peguam/pemerhati daripada Kedutaan Kanada , Australia dan Amerika Syarikat pun sanggup datang.
Bahkan, peguam-peguam pemerhati ini dibenarkan berhujah. Ini amat berbahaya. Ia belum pernah berlaku. Jadi Majlis Raja-Raja sedikit tersentak setelah saya melaporkan perkara ini.
Peguam Negara telah dipanggil oleh Majlis Raja-Raja dan Peguam Negara kata tidak boleh buat apa-apa. Tunggu keputusan saja. Inilah keadaan yang telah menjadi bagaikan telur di hujung tanduk.
Gerakan Kristian dan Hinduisme
Orang Melayu yang berjinak dengan Kristian biasa dilatih secara mendalam di Singapura. Identiti mereka ditukar. Sekarang, terdapat dua gereja orang Melayu di Kuala Lumpur. Di Brickfield, ada usaha memberi makan tengah hari percuma pada hari Jumaat kepada remaja Melayu yang lepak supaya mereka leka dan tidak pergi ke masjid. Terdapat ratusan pemuda-pemuda Melayu pergi ke gereja di Brickfield ini.
Saya telah memberitahu juga hampir 250,000 orang Islam yang murtad tapi saya dicabar oleh Menteri di Jabatan Perdana Menteri. Orang Islam yang memeluk agama Hindu sahaja sudah hampir 100,000 orang. (Sumber : jangkaan Persatuan India Muslim). Bahkan mengikut laporan pihak polis, belia-belia Islam yang menganggotai black metal, yang memaki Tuhan sudah ada 13,000 hingga 14,000. Orang yang ikut Ayah Pin yang mempercayai "Ayah Pin itu Tuhan" adalah 14,000 orang. Ini yang menjadikan saya lantang.
Majlis Raja-Raja Bangkitkan:
1) Apa peranan masjid.
2) Apa peranan imam-imam dan pengurusan masjid.
3) Kenapa tidak bendung sedangkan ada undang-undang.
Peguam Negara kata, berbezanya paderi dengan imam-imam kita ialah paderi-paderi menunggu kedatangan hadirin seperti menghormati tetamu di pintu gereja. Mereka memberi khutbah dengan terancang dan profesional sehingga orang boleh yakin dengan cakap-cakap mereka. Selesai majlis, mereka tunggu di pintu gereja dan mengucapkan selamat. Mereka suka bertanya khabar dan suka ambil tahu dan sering tawarkan pertolongan. Bezanya, khutbah kita tidak menarik. Disampai secara tidak profesional.
Di Uzbekistan dan China , walaupun 70 tahun ditekan, mereka masih kuat. Dalam keadaan yang cukup kuat ditekan, mereka cuma utamakan penyebaran salam dan kuatkan silaturrahim di samping membaca ayat-ayat suci Al-Quran di dinding-dinding masjid. Imam masih boleh berbahasa Arab. Itu ketika Komunis berkuasa. Ini rahsia kekuatan mereka dapat bertahan.
Serangan aqidah di Malaysia
Sekarang di Malaysia kita diserang dalam bentuk yang dahsyat.
Serangan pemikiran.
1) Golongan intelektual. Orang Kristian yang buat serangan. Walaupun mereka berjaya serang tetapi mereka tidak dapat tawan hati orang Islam. Untuk itu mereka cuba mempelajari Islam dengan untuk menyerang Islam. Mereka juga wujudkan fakulti-fakulti Islam di universiti Mereka.
2) Mereka juga melahirkan kekacauan kepercayaan lalu membawa pemikiran Islam liberal. Mereka letak semua agama itu sama. Ia datang daripada sumber yang sama iaitu Tuhan yang sama. Cuma masa wahyu turun, Islam diterjemah dalam mesej ketuhanan itu mengikut bahasa-bahasa berbeza sesuai dengan bangsa dan keturunan Nabi.. Tegas mereka, kitab-kitab suci itu adalah terjemahan. Oleh itu ia boleh dipinda dan ditafsirkan semula. Dalam kurun ke 16, ia telah disaran oleh Yahudi dan diterima oleh para paderi Kristian. Ini yang menjadikan Kristian berpecah kepada berpuluh-puluh mazhab. Dulu, cuma ada Kristian daripada mazhab Roman Katholik. Masing-masing menuduh masing-masing mazhab kafir. Inilah pula yang dibawa ke dalam dunia Islam.
Islam liberal begini mulai masuk pula ke Indonesia .. Mereka menguasai universiti dan media dengan dilindungi dan disokong dengan kuat oleh AS dengan berbilion-bilion USD. Ini menjadikan fakulti-fakulti pengajian Islam di universiti-universi ti di Indonesia sudah tidak ada lagi penuntut. Kini sudah ada fatwa di Indonesia bahawa perkahwinan lelaki sesama lelaki itu sah. Faraid dan Hudud sudah tidak relevan dan harus dibuang. Ini pun hampir difatwakan akhir-akhir ini oleh Majlis Agama Indonesia . Ia sedang berkembang ker ana tulisan-tulisan ini dipelopori oleh intelektual.
Sekarang, di Malaysia pun sudah terbawa-bawa. Begitu. Tulisan-tulisan yang liberal seumpama ini biasanya ditulis oleh wartawan-wartawan dalam akhbar-akhbar berbahasa Inggeris. Dulu Astora Jabat saja yang tulis dalam akhbar Melayu. Kini, Astora guna majalah Al Islam pula sebagai platform dengan ditukar namanya kepada Hussin Ab. Rahman. Kasim Ahmad pun sekarang sudah diberi tempat semula untuk menulis dalam Al Islam.
Keputusan kes pakai serban Ini ada laporannya dalam semua akhbar. Bagaimana 3 murid Islam memakai serban di sekolah telah diberhentikan dan kes mereka pula kalah di mahkamah. Sedang penganut agama lain kenapa bebas memakai serban dan mengamal agama mereka ? Ini satu penghinaan yang sungguh dahsyat ke atas Nabi kita dan Islam pada amnya.
Allah jadikan sembahyang berjemaah lima waktu. Ini bertujuan untuk melahirkan ukhwah. Hikmahnya cukup besar. Seorang orientalis buat kajian kenapa ada rakaat-rakaat dalam sembahyang. Orientalis yang akhirnya masuk Islam itu, sembahyang itu sebagai satu bentuk caj. Pertemuan bahu dengan bahu, kaki dan kaki dia akan caj kuasa rohani. Untuk itu, kita perlu kuatkan diri. Orang Hindu sedang kuatkan diri mereka. Mereka giat buat tokong Hindu. Di Perak misalnya, ada 2,000 tokong Hindu sedangkan masjid cuma 560 buah sahaja. Dan agama Hindu ini semakin menampakkan keganasan. Terdapat ramai juga orang Melayu yang diHindukan. Kini, Filem-filem Bollywood juga digunakan untuk mendakyahkan agama Hindu di seluruh dunia.
Harap kepada siapa?
Kita tidak boleh lagi harapkan pihak berkuasa JAKIM, Jabatan Agama atau pihak ker ajaan untuk melindungi kita. Allah tidak amanahkan Islam, al-Quran dan Sunnah ini kepada ker ajaan tetapi Allah amanahkan kepada setiap individu Muslim.
Allah S.W.T berfirman:
"Kami wariskan al-Quran itu kepada hamba-hamba Kami yang terpilih iaitu yang beriman kepada Allah; (bukan kepada ker ajaan)."
Peringatan-peringatan Daripada Allah S.W.T.:
Tsunami, gerak gempa bumi, ramai umat Islam yang mati. Ini peringatan. Kenapa di Acheh dan Bangladesh ? Bukan bermakna orang Acheh yang bermaksiat, tetapi mungkin maksiat berlaku di tempat lain. Bagaimanapun, pada malam kejadian itu, ada permainan tari menari dan pesta minum arak di pantai yang berdekatan.
Demikian, sedikit ringkasan.. Wallahu a'lam
Dato' Harussani Bin Zakaria
Mufti DiRaja Negeri Perak
Jika anda masih seorang Islam tolong sampaikan kepada seramai umat Islam demi kepentingan Islam dan survival generasi akan datang.
Monday, August 16, 2010
I Love You Both So Dearly, Thank You So Much!
Sunday, August 15, 2010
Saturday, August 14, 2010
WARUNG CINTA GRILL
Kathleen Squires
Ubud, Bali — From Saturday's Globe and Mail
Published on Saturday, Aug. 07, 2010 12:00AM EDT
Last updated on Friday, Aug. 13, 2010 12:10PM EDT
As Elizabeth Gilbert’s bestselling memoir Eat, Pray, Love comes to the big screen, filmgoers will be treated to the breathtaking visuals of the “Love” setting: Ubud, Bali, where Julia Roberts finds a soulmate in the arms of Javier Bardem. Its lush beauty makes Ubud the ultimate location for amour; yet a lesser-known attraction of this mountain town is its accomplished culinary scene.
Long overshadowed by the boldness of Thailand, the diversity of China, the aesthetics of Japan and the French skills of Vietnam, Indonesia struggles to claim its rightful culinary place alongside its Asian neighbours. However, a core group of restaurateurs, chefs and farmers has finally put Ubud on the map as Indonesia’s favourite foodie destination.
Bali’s cuisine doesn’t stem from a court tradition, as in Java, and because of the island’s poverty it was created out of necessity rather than self-indulgence. Though not considered sophisticated, worldly cooking, its presentation, like in every aspect of Balinese life, is highly ceremonial, approached with the same care and effort the locals put into their daily offerings to the gods.
The staple of Balinese dining is immediately apparent: Rice is everywhere. Terraced, geometrically patterned paddies grace practically every vantage point on the island. Temples rise amid them; Roberts gleefully cycles alongside them for the film. A typical meal, built around a pile of rice, usually includes a harmonious balance of meat, such as pork or a combination of satays (bites of beef, chicken or seafood on a stick), soy products like tofu and tempeh, and vegetables, like green beans, spinach and bean sprouts. Flavourings range from the aromatic punch of ginger to the heat of chili paste to the smoothness of peanut sauce. Exotic herbs, such as minty betel leaf or sweetness of lemon basil, add distinct embellishments.
The restaurant scene in Bali blends traditional warungs, local food stalls that essentially sell one dish, and Western-style eateries – some that fuse, some that elevate – the local cuisine. And if the island had its own Martha Stewart, it would be Karen Waddell, the proprietor of four Ubud restaurants (Cinta Grill, Kafe Batan Waru, Siam Sally and Terazo) and Bali Good Food Catering (www.baligoodfood.com), which fed the cast and crew of Eat, Pray, Love during their shoot in Bali. Two decades before Gilbert’s bestselling book arrived on the scene, Waddell came to Bali, ditched her doctoral dissertation and succumbed to the charms of the island. She opened her first restaurant, Kafe Batan Waru, in 1997 with a fierce mission “to prove that Indonesia has a culinary tradition every bit as noteworthy as its neighbours,” she says.
Novi Dianadewi
Karen Waddell fed the cast and crew of the film.
Eat, Pray, Love was Waddell’s first film catering experience, and she had a heady task on her hands. “We woke up at 2:30 a.m. to have breakfast ready for 100 people by 5:30; then sometimes for the night shots, we wrapped craft services at 3 a.m.,” she says. Despite the lack of prior experience, what made it work for Waddell was the Balinese way of life.
“They believe in gotong royong, which translates loosely to ‘community service.’ That meant there was an all-for-one and one-for-all attitude that carried us through the exhausting hours and kept smiles on our faces even when we wanted to collapse.”
The cast and crew embraced her local recipes, from otak otak, cigar-shaped whitefish cakes roasted in banana leaves, to the raw vegetable slaw known as karedok. As for gossip on the stars’ eating habits – Waddell has nothing to dish. “There’s nothing really to report,” she says. “They ate what everyone else ate, and they were not fussy eaters. They just didn’t eat a lot.”
So while the “Eat” segment of the film may focus on Italy, there is as much opportunity to dine well in Bali too. Here are a few Ubud standouts:
Cinta Grill
The burger here, Ubud’s favourite watering hole, was a particular favourite of the cast and crew of Eat, Pray, Love, who would request special delivery after a long day of filming. An inn connected to the property made its debut this summer; $103 a night includes the popular breakfast. (Monkey Forest Road; 62-361-975-395; www.baligoodfood.com/cintagrill.asp)
Firefly
Lanterns filled with glowing flutterers lend the name to this atmospheric outdoor dining concept. Farmers Ben and Blair Ripple are pairing up with James Beard Award-nominee Will Goldfarb for Bali’s ultimate farm-to-table experience as everything served on the organic, seven-course tasting menu comes from Big Tree Farms’s properties. Their farm in the village of Dualang, just outside Ubud, provides the backdrop for dishes such as Balinese suckling pig with baby watercress salad and purple mustard vinaigrette. $82 includes round-trip transportation from Ubud; opening September. (To reserve, call 62-361-461-978; e-mail blair@bigtreebali.com; www.bigtreefarms.com/firefly-dinner-series/)
Indus
Australian Janet de Neefe brought attention to Ubud well before Elizabeth Gilbert with her 2003 memoir/cookbook Fragrant Rice. Decade-old Indus is her scenic spot overlooking a stretch of rice paddies, best enjoyed during the day for its view. (On clear days, you can even see Gunung Agung, Bali’s highest volcano.) Try the Balinese tenggiri curry, a stew of gingery whitefish. (Raya Road; 62-361-977-684; www.casalunabali.com/indus)
Hernan F. Rodriguez
The chili crab is one of the highlights at Batan Waru.
Kafe Batan Waru
Waddell’s flagship restaurant serves authentic Balinese dishes such as gado gado (vegetables and tofu in peanut and chili sauce), and Bebek Tutu (whole duck slathered in traditional spice paste and smoked in betel leaves). Chili crab Tuesdays, however, is the most popular night for locals and expats. (Dewi Sita Road; 62-361-977-528; www.baligoodfood.com/Batanwaru.asp)
Siam Sally
The Eat, Pray, Love crew hung out here on its time off to devour he signature seafood drunken noodles (rice noodles with prawn, squid, mussels, hot chili and fresh basil). (Hanoman Road; 62-361-980-777; www.baligoodfood.com/siam-sally.asp)
Warung Taman
This gently priced street stall is a local favourite for Indonesia’s national dish, nasi goreng – fried rice with shrimp, chicken and egg spiced with tamarind and chili. (Sriwedari Road; 62-361-970-509).
Special to The Globe and Mail
Share with friends
Close
Email Please enter a valid e-mail address
Please enter a comma delimited list of valid e-mail addresses
Other ways of sharing:Tweet this on TwitterAdd to DeliciousSubmit post to Digg.comSeed this post at Newsvine
Print or License
Close
Print this pageLicense this story
Ubud, Bali — From Saturday's Globe and Mail
Published on Saturday, Aug. 07, 2010 12:00AM EDT
Last updated on Friday, Aug. 13, 2010 12:10PM EDT
As Elizabeth Gilbert’s bestselling memoir Eat, Pray, Love comes to the big screen, filmgoers will be treated to the breathtaking visuals of the “Love” setting: Ubud, Bali, where Julia Roberts finds a soulmate in the arms of Javier Bardem. Its lush beauty makes Ubud the ultimate location for amour; yet a lesser-known attraction of this mountain town is its accomplished culinary scene.
Long overshadowed by the boldness of Thailand, the diversity of China, the aesthetics of Japan and the French skills of Vietnam, Indonesia struggles to claim its rightful culinary place alongside its Asian neighbours. However, a core group of restaurateurs, chefs and farmers has finally put Ubud on the map as Indonesia’s favourite foodie destination.
Bali’s cuisine doesn’t stem from a court tradition, as in Java, and because of the island’s poverty it was created out of necessity rather than self-indulgence. Though not considered sophisticated, worldly cooking, its presentation, like in every aspect of Balinese life, is highly ceremonial, approached with the same care and effort the locals put into their daily offerings to the gods.
The staple of Balinese dining is immediately apparent: Rice is everywhere. Terraced, geometrically patterned paddies grace practically every vantage point on the island. Temples rise amid them; Roberts gleefully cycles alongside them for the film. A typical meal, built around a pile of rice, usually includes a harmonious balance of meat, such as pork or a combination of satays (bites of beef, chicken or seafood on a stick), soy products like tofu and tempeh, and vegetables, like green beans, spinach and bean sprouts. Flavourings range from the aromatic punch of ginger to the heat of chili paste to the smoothness of peanut sauce. Exotic herbs, such as minty betel leaf or sweetness of lemon basil, add distinct embellishments.
The restaurant scene in Bali blends traditional warungs, local food stalls that essentially sell one dish, and Western-style eateries – some that fuse, some that elevate – the local cuisine. And if the island had its own Martha Stewart, it would be Karen Waddell, the proprietor of four Ubud restaurants (Cinta Grill, Kafe Batan Waru, Siam Sally and Terazo) and Bali Good Food Catering (www.baligoodfood.com), which fed the cast and crew of Eat, Pray, Love during their shoot in Bali. Two decades before Gilbert’s bestselling book arrived on the scene, Waddell came to Bali, ditched her doctoral dissertation and succumbed to the charms of the island. She opened her first restaurant, Kafe Batan Waru, in 1997 with a fierce mission “to prove that Indonesia has a culinary tradition every bit as noteworthy as its neighbours,” she says.
Novi Dianadewi
Karen Waddell fed the cast and crew of the film.
Eat, Pray, Love was Waddell’s first film catering experience, and she had a heady task on her hands. “We woke up at 2:30 a.m. to have breakfast ready for 100 people by 5:30; then sometimes for the night shots, we wrapped craft services at 3 a.m.,” she says. Despite the lack of prior experience, what made it work for Waddell was the Balinese way of life.
“They believe in gotong royong, which translates loosely to ‘community service.’ That meant there was an all-for-one and one-for-all attitude that carried us through the exhausting hours and kept smiles on our faces even when we wanted to collapse.”
The cast and crew embraced her local recipes, from otak otak, cigar-shaped whitefish cakes roasted in banana leaves, to the raw vegetable slaw known as karedok. As for gossip on the stars’ eating habits – Waddell has nothing to dish. “There’s nothing really to report,” she says. “They ate what everyone else ate, and they were not fussy eaters. They just didn’t eat a lot.”
So while the “Eat” segment of the film may focus on Italy, there is as much opportunity to dine well in Bali too. Here are a few Ubud standouts:
Cinta Grill
The burger here, Ubud’s favourite watering hole, was a particular favourite of the cast and crew of Eat, Pray, Love, who would request special delivery after a long day of filming. An inn connected to the property made its debut this summer; $103 a night includes the popular breakfast. (Monkey Forest Road; 62-361-975-395; www.baligoodfood.com/cintagrill.asp)
Firefly
Lanterns filled with glowing flutterers lend the name to this atmospheric outdoor dining concept. Farmers Ben and Blair Ripple are pairing up with James Beard Award-nominee Will Goldfarb for Bali’s ultimate farm-to-table experience as everything served on the organic, seven-course tasting menu comes from Big Tree Farms’s properties. Their farm in the village of Dualang, just outside Ubud, provides the backdrop for dishes such as Balinese suckling pig with baby watercress salad and purple mustard vinaigrette. $82 includes round-trip transportation from Ubud; opening September. (To reserve, call 62-361-461-978; e-mail blair@bigtreebali.com; www.bigtreefarms.com/firefly-dinner-series/)
Indus
Australian Janet de Neefe brought attention to Ubud well before Elizabeth Gilbert with her 2003 memoir/cookbook Fragrant Rice. Decade-old Indus is her scenic spot overlooking a stretch of rice paddies, best enjoyed during the day for its view. (On clear days, you can even see Gunung Agung, Bali’s highest volcano.) Try the Balinese tenggiri curry, a stew of gingery whitefish. (Raya Road; 62-361-977-684; www.casalunabali.com/indus)
Hernan F. Rodriguez
The chili crab is one of the highlights at Batan Waru.
Kafe Batan Waru
Waddell’s flagship restaurant serves authentic Balinese dishes such as gado gado (vegetables and tofu in peanut and chili sauce), and Bebek Tutu (whole duck slathered in traditional spice paste and smoked in betel leaves). Chili crab Tuesdays, however, is the most popular night for locals and expats. (Dewi Sita Road; 62-361-977-528; www.baligoodfood.com/Batanwaru.asp)
Siam Sally
The Eat, Pray, Love crew hung out here on its time off to devour he signature seafood drunken noodles (rice noodles with prawn, squid, mussels, hot chili and fresh basil). (Hanoman Road; 62-361-980-777; www.baligoodfood.com/siam-sally.asp)
Warung Taman
This gently priced street stall is a local favourite for Indonesia’s national dish, nasi goreng – fried rice with shrimp, chicken and egg spiced with tamarind and chili. (Sriwedari Road; 62-361-970-509).
Special to The Globe and Mail
Share with friends
Close
Email Please enter a valid e-mail address
Please enter a comma delimited list of valid e-mail addresses
Other ways of sharing:Tweet this on TwitterAdd to DeliciousSubmit post to Digg.comSeed this post at Newsvine
Print or License
Close
Print this pageLicense this story
Let's Pray For Mom, I love you Noi Yati
Tuesday, August 10, 2010
SELAMAT BERPUASA SEMUA...........Hanafiah.
Assalamualaikum warahmatullahiwabarakatuh.......................
SELAMAT BERPUASA SEMUA........
tInGgAl 1h hari LaGi.....
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu siangnya engkau sibuk berzikir
tentu engkau tak akan jemu melagukan syair rindu
mendayu..merayu...kepada-NYA Tuhan yang satu
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu solatmu kau ker jakan di awal waktu
solat yang di ker jakan...sungguh khusyuk lagi tawadhu'
tubuh dan qalbu...bersatu memperhamba diri
menghadap Rabbul Jalil... menangisi kecurangan janji
"innasolati wanusuki wamahyaya wamamati lillahirabbil 'alamin"
[sesungguhnya solatku, ibadahku, hidupku, dan matiku...
kuserahkan hanya kepada Allah Tuhan seru sekalian alam]
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tidak akan kau sia siakan walau sesaat yang berlalu
setiap masa tak akan dibiarkan begitu saja
di setiap kesempatan juga masa yang terluang
alunan Al-Quran bakal kau dendang...bakal kau syairkan
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu malammu engkau sibukkan dengan
bertarawih...berqiamullail...bertahajjud...
mengadu...merintih...meminta belas kasih
"sesungguhnya aku tidak layak untuk ke syurga-MU
tapi...aku juga tidak sanggup untuk ke neraka-MU"
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu dirimu tak akan melupakan mereka yang tersayang
mari kita meriahkan Ramadhan
kita buru...kita cari...suatu malam idaman
yang lebih baik dari seribu bulan
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu engkau bakal menyediakan batin dan zahir
mempersiap diri...rohani dan jasmani
menanti-nanti jemputan Izrail
di kiri dan kanan ...lorong-lorong redha Ar-Rahman
Duhai Ilahi....
andai ini Ramadhan terakhir buat kami
jadikanlah ia Ramadhan paling berarti...paling berseri...
menerangi kegelapan hati kami
menyeru ke jalan menuju ridho serta kasih sayangMu Ya Ilahi
semoga bakal mewarnai kehidupan kami di sana nanti
Namun teman...
tak akan ada manusia yang bakal mengetahui
apakah Ramadhan ini merupakan yang terakhir kali bagi dirinya
yang mampu bagi seorang hamba itu hanyalah
berusaha...bersedia...meminta belas-NYA
andai benar ini Ramadhan terakhir buat SAYA
MAAFKAN SEMUA KESALAHAN YANG PERNAH SAYA LAKUKAN
Selamat Menyambut bulan Ramadhan
Rasullulah s.a.w bersabda barang siapa yang pertama mohon maaf kepada seorang lain di bulan Sya’aban, Allah akan haramkan api neraka padanya - saya sangat mengharapkan yang ini berlaku kepada kita semua. Mohon maaf lahir dan batin. Selamat menyambut Ramadan yang akan tiba. Semoga ibadah puasa kita pada tahun ini, diberkati Allah S.W.T
Daripada :
Hanafiah
ANDAI INI YANG TERAKHIR
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu siangnya engkau sibuk berzikir
tentu engkau tak akan jemu melagukan syair rindu
mendayu..merayu...kepada-NYA Tuhan yang satu
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu solatmu kau ker jakan di awal waktu
solat yang di ker jakan...sungguh khusyuk lagi tawadhu'
tubuh dan qalbu...bersatu memperhamba diri
menghadap Rabbul Jalil... menangisi kecurangan janji
"innasolati wanusuki wamahyaya wamamati lillahirabbil 'alamin"
[sesungguhnya solatku, ibadahku, hidupku, dan matiku...
kuserahkan hanya kepada Allah Tuhan seru sekalian alam]
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tidak akan kau sia siakan walau sesaat yang berlalu
setiap masa tak akan dibiarkan begitu saja
di setiap kesempatan juga masa yang terluang
alunan Al-Quran bakal kau dendang...bakal kau syairkan
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu malammu engkau sibukkan dengan
bertarawih...berqiamullail...bertahajjud...
mengadu...merintih...meminta belas kasih
"sesungguhnya aku tidak layak untuk ke syurga-MU
tapi...aku juga tidak sanggup untuk ke neraka-MU"
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu dirimu tak akan melupakan mereka yang tersayang
mari kita meriahkan Ramadhan
kita buru...kita cari...suatu malam idaman
yang lebih baik dari seribu bulan
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu engkau bakal menyediakan batin dan zahir
mempersiap diri...rohani dan jasmani
menanti-nanti jemputan Izrail
di kiri dan kanan ...lorong-lorong redha Ar-Rahman
Duhai Ilahi....
andai ini Ramadhan terakhir buat kami
jadikanlah ia Ramadhan paling berarti...paling berseri...
menerangi kegelapan hati kami
menyeru ke jalan menuju ridho serta kasih sayangMu Ya Ilahi
semoga bakal mewarnai kehidupan kami di sana nanti
Namun teman...
tak akan ada manusia yang bakal mengetahui
apakah Ramadhan ini merupakan yang terakhir kali bagi dirinya
yang mampu bagi seorang hamba itu hanyalah
berusaha...bersedia...meminta belas-NYA
andai benar ini Ramadhan terakhir buat SAYA
MAAFKAN SEMUA KESALAHAN YANG PERNAH SAYA LAKUKAN
Selamat Menyambut bulan Ramadhan
Rasullulah s.a.w bersabda barang siapa yang pertama mohon maaf kepada seorang lain di bulan Sya’aban, Allah akan haramkan api neraka padanya - saya sangat mengharapkan yang ini berlaku kepada kita semua. Mohon maaf lahir dan batin. Selamat menyambut Ramadan yang akan tiba. Semoga ibadah puasa kita pada tahun ini, diberkati Allah S.W.T
Daripada :
Hanafiah
Hi Hanafiah dan family,,,,,selamat berpuasa!
Terima Kasih seribu kali Hanafiah dari Uncle Jo dan juga dari semua keluarga kami di Toronto, Canada to all my keluarga di all over Malaysia. Terutama sekali Bonda Salmah Johari. a real big, big, big kisses to Bonda Mak Tok. I love you so much Mom and a big thank you to Hanafiah.
Assalamualaikum,
Salam hormat to all, Aunty Haslina & uncle jo ismail johari.
SELAMAT BERPUASA SEMUA........
tInGgAl 1h hari LaGi.....
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu siangnya engkau sibuk berzikir
tentu engkau tak akan jemu melagukan syair rindu
mendayu..merayu...kepada-NYA Tuhan yang satu
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu solatmu kau ker jakan di awal waktu
solat yang di ker jakan...sungguh khusyuk lagi tawadhu'
tubuh dan qalbu...bersatu memperhamba diri
menghadap Rabbul Jalil... menangisi kecurangan janji
"innasolati wanusuki wamahyaya wamamati lillahirabbil 'alamin"
[sesungguhnya solatku, ibadahku, hidupku, dan matiku...
kuserahkan hanya kepada Allah Tuhan seru sekalian alam]
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tidak akan kau sia siakan walau sesaat yang berlalu
setiap masa tak akan dibiarkan begitu saja
di setiap kesempatan juga masa yang terluang
alunan Al-Quran bakal kau dendang...bakal kau syairkan
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu malammu engkau sibukkan dengan
bertarawih...berqiamullail...bertahajjud...
mengadu...merintih...meminta belas kasih
"sesungguhnya aku tidak layak untuk ke syurga-MU
tapi...aku juga tidak sanggup untuk ke neraka-MU"
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu dirimu tak akan melupakan mereka yang tersayang
mari kita meriahkan Ramadhan
kita buru...kita cari...suatu malam idaman
yang lebih baik dari seribu bulan
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu engkau bakal menyediakan batin dan zahir
mempersiap diri...rohani dan jasmani
menanti-nanti jemputan Izrail
di kiri dan kanan ...lorong-lorong redha Ar-Rahman
Duhai Ilahi....
andai ini Ramadhan terakhir buat kami
jadikanlah ia Ramadhan paling berarti...paling berseri...
menerangi kegelapan hati kami
menyeru ke jalan menuju ridho serta kasih sayangMu Ya Ilahi
semoga bakal mewarnai kehidupan kami di sana nanti
Namun teman...
tak akan ada manusia yang bakal mengetahui
apakah Ramadhan ini merupakan yang terakhir kali bagi dirinya
yang mampu bagi seorang hamba itu hanyalah
berusaha...bersedia...meminta belas-NYA
andai benar ini Ramadhan terakhir buat SAYA
MAAFKAN SEMUA KESALAHAN YANG PERNAH SAYA LAKUKAN
Selamat Menyambut bulan Ramadhan
Rasullulah s.a.w bersabda barang siapa yang pertama mohon maaf kepada seorang lain di bulan Sya’aban, Allah akan haramkan api neraka padanya - saya sangat mengharapkan yang ini berlaku kepada kita semua. Mohon maaf lahir dan batin. Selamat menyambut Ramadan yang akan tiba. Semoga ibadah puasa kita pada tahun ini, diberkati Allah S.W.T
Daripada :
Hanafiah
ANDAI INI YANG TERAKHIR
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu siangnya engkau sibuk berzikir
tentu engkau tak akan jemu melagukan syair rindu
mendayu..merayu...kepada-NYA Tuhan yang satu
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu solatmu kau ker jakan di awal waktu
solat yang di ker jakan...sungguh khusyuk lagi tawadhu'
tubuh dan qalbu...bersatu memperhamba diri
menghadap Rabbul Jalil... menangisi kecurangan janji
"innasolati wanusuki wamahyaya wamamati lillahirabbil 'alamin"
[sesungguhnya solatku, ibadahku, hidupku, dan matiku...
kuserahkan hanya kepada Allah Tuhan seru sekalian alam]
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tidak akan kau sia siakan walau sesaat yang berlalu
setiap masa tak akan dibiarkan begitu saja
di setiap kesempatan juga masa yang terluang
alunan Al-Quran bakal kau dendang...bakal kau syairkan
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu malammu engkau sibukkan dengan
bertarawih...berqiamullail...bertahajjud...
mengadu...merintih...meminta belas kasih
"sesungguhnya aku tidak layak untuk ke syurga-MU
tapi...aku juga tidak sanggup untuk ke neraka-MU"
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu dirimu tak akan melupakan mereka yang tersayang
mari kita meriahkan Ramadhan
kita buru...kita cari...suatu malam idaman
yang lebih baik dari seribu bulan
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu engkau bakal menyediakan batin dan zahir
mempersiap diri...rohani dan jasmani
menanti-nanti jemputan Izrail
di kiri dan kanan ...lorong-lorong redha Ar-Rahman
Duhai Ilahi....
andai ini Ramadhan terakhir buat kami
jadikanlah ia Ramadhan paling berarti...paling berseri...
menerangi kegelapan hati kami
menyeru ke jalan menuju ridho serta kasih sayangMu Ya Ilahi
semoga bakal mewarnai kehidupan kami di sana nanti
Namun teman...
tak akan ada manusia yang bakal mengetahui
apakah Ramadhan ini merupakan yang terakhir kali bagi dirinya
yang mampu bagi seorang hamba itu hanyalah
berusaha...bersedia...meminta belas-NYA
andai benar ini Ramadhan terakhir buat SAYA
MAAFKAN SEMUA KESALAHAN YANG PERNAH SAYA LAKUKAN
Selamat Menyambut bulan Ramadhan
Rasullulah s.a.w bersabda barang siapa yang pertama mohon maaf kepada seorang lain di bulan Sya’aban, Allah akan haramkan api neraka padanya - saya sangat mengharapkan yang ini berlaku kepada kita semua. Mohon maaf lahir dan batin. Selamat menyambut Ramadan yang akan tiba. Semoga ibadah puasa kita pada tahun ini, diberkati Allah S.W.T
Daripada :
Hanafiah
Hi Hanafiah dan family,,,,,selamat berpuasa!
Terima Kasih seribu kali Hanafiah dari Uncle Jo dan juga dari semua keluarga kami di Toronto, Canada to all my keluarga di all over Malaysia. Terutama sekali Bonda Salmah Johari. a real big, big, big kisses to Bonda Mak Tok. I love you so much Mom and a big thank you to Hanafiah.
Assalamualaikum,
Salam hormat to all, Aunty Haslina & uncle jo ismail johari.
Sunday, July 18, 2010
A VERY HAPPY BIRTHDAY TO PRESIDENT NELSON MANDELA!
A VERY HAPPY BIRTHDAY TO PRESIDENT NELSON MANDELA!
HAPPY BIRTHDAY PRESIDENT NELSON MANDELA!
Thursday, July 15, 2010
CARIBANA 2010 TORONTO CANADA
Tuesday, July 13, 2010
Monday, July 12, 2010
Sunday, July 11, 2010
Princess Fiona Emylia
Sunday, July 4, 2010
Have a great & a Happy 4th of July!!
Friday, July 2, 2010
Thank you & will see you all soon. Happy Canada Day!
Happy Birthday Canada! - Canadians turn out for the Queen
Wednesday, June 30, 2010
So Proud Of You Both, Well Done And A Great Job!!
Dear all,
Hospitality in Kenya amazing. On plane tomorrow heading for Holland. :)))
Brought more donations to another school and also to an orphanage. These kids are amazing! Went on safari on weekend, saw lionesses with their cubs after a kill, too cool. Also saw the start of the wildebeast migration! Pictures will be posted when we're back in Canada, can't wait to show you!! :-))
We've been assigned to the Nairobi Language school. Yesterday we taught Grades 5, 7, 8- each of us in a different class. Kids are so smart and well behaved! Today, we went out and got this school a bunch of books, photocopier (they didn't have one!), CD/tape player (which they also didn't have), and soccer and volle...
We've arrived safely! Luggage intact. Seeing a bit of Nairobi today, then starting on the project tomorrow.
ok, this is it, we're leaving today! pray for us, that we keep healthy and safe!!
Saturday is fast approaching! Nairobi, here we come!!
Thx to everyone who came out to our party last night! It was great to catch up w everyone before we leave!
Am feeling so grateful right now!! :)
Another year has gone by! Please join us as we celebrate our birthdays. We will also be leaving for Nairobi the weekend after, so we would love to see our friends before we head out for two weeks at the orphanage!!
There will be lots of food and drinks, great music and even better company!!
Kids welcome.
No birthday gifts please. Instead, please consider making a donation to our Kenyan Fundraising efforts at the party or on-line using paypal at http://www.melissajohari.com/Fundraising/Make_a_donation.html
Thank-you, see you there!!
Mel and Arl
Johari Photography is having a Portrait Special!!
$10 off any family portrait package!!
Print off this page as your coupon.
Offer valid before September 30, 2009
July 4, 2009 at 12:16am
March 21st marks the first day of Spring! Sun is shining, birds are chirping, flowers are blooming. What better way to ring in this long-awaited season than by booking your annual family portraits?
Be an early bird yourself and reap the benefits- book your family portraits for March or April ... Arleigh & Melissa Johari
Hospitality in Kenya amazing. On plane tomorrow heading for Holland. :)))
Brought more donations to another school and also to an orphanage. These kids are amazing! Went on safari on weekend, saw lionesses with their cubs after a kill, too cool. Also saw the start of the wildebeast migration! Pictures will be posted when we're back in Canada, can't wait to show you!! :-))
We've been assigned to the Nairobi Language school. Yesterday we taught Grades 5, 7, 8- each of us in a different class. Kids are so smart and well behaved! Today, we went out and got this school a bunch of books, photocopier (they didn't have one!), CD/tape player (which they also didn't have), and soccer and volle...
We've arrived safely! Luggage intact. Seeing a bit of Nairobi today, then starting on the project tomorrow.
ok, this is it, we're leaving today! pray for us, that we keep healthy and safe!!
Saturday is fast approaching! Nairobi, here we come!!
Thx to everyone who came out to our party last night! It was great to catch up w everyone before we leave!
Am feeling so grateful right now!! :)
Another year has gone by! Please join us as we celebrate our birthdays. We will also be leaving for Nairobi the weekend after, so we would love to see our friends before we head out for two weeks at the orphanage!!
There will be lots of food and drinks, great music and even better company!!
Kids welcome.
No birthday gifts please. Instead, please consider making a donation to our Kenyan Fundraising efforts at the party or on-line using paypal at http://www.melissajohari.com/Fundraising/Make_a_donation.html
Thank-you, see you there!!
Mel and Arl
Johari Photography is having a Portrait Special!!
$10 off any family portrait package!!
Print off this page as your coupon.
Offer valid before September 30, 2009
July 4, 2009 at 12:16am
March 21st marks the first day of Spring! Sun is shining, birds are chirping, flowers are blooming. What better way to ring in this long-awaited season than by booking your annual family portraits?
Be an early bird yourself and reap the benefits- book your family portraits for March or April ... Arleigh & Melissa Johari
Monday, June 14, 2010
Di Pintu Usia
PULANG DARI KERJA
DIHEMPASKAN BADANNYA YANG KELETIHAN
DI SUDUT TEMBOK YANG ANGKUH
DALAM KAMAR SEPI ITU
SAMBIL TERPEKUR MENGHITUNG WAKTU
TAHULAH IA
HIDUP INI ADALAH SEBUAH HARAPAN
YANG TERBARING
NAFAS YANG GERAH
ADALAH SERIBU CERITA YANG
MENGGARIS DI WAJAH YG KIAN TUA
ADALAH SERIBU PENGALAMAN YANG
MENGENDAP DI JIWA KOSONG
DARI KEHIDUPAN YANG TERBIASA
SISA USIA SEMAKIN BERKURANG
CITA-CITA SELALU TERBENTUR PADA KENYATAAN
SEDANG DIRI MASIH TERASA REMAJA USIA
WARNA BULAN DAN WARNA LANGIT
DI KEJAUHAN
SAMBIL TERPEKUR MENGHITUNG WAKTU
DALAM KAMAR,SEPI ITU
TAHULAH AKU,
MANUSIA ADALAH SEBUTIR PASIR
DI PANTAI YANG LUAS
DI DUNIA YANG TUA.
DIHEMPASKAN BADANNYA YANG KELETIHAN
DI SUDUT TEMBOK YANG ANGKUH
DALAM KAMAR SEPI ITU
SAMBIL TERPEKUR MENGHITUNG WAKTU
TAHULAH IA
HIDUP INI ADALAH SEBUAH HARAPAN
YANG TERBARING
NAFAS YANG GERAH
ADALAH SERIBU CERITA YANG
MENGGARIS DI WAJAH YG KIAN TUA
ADALAH SERIBU PENGALAMAN YANG
MENGENDAP DI JIWA KOSONG
DARI KEHIDUPAN YANG TERBIASA
SISA USIA SEMAKIN BERKURANG
CITA-CITA SELALU TERBENTUR PADA KENYATAAN
SEDANG DIRI MASIH TERASA REMAJA USIA
WARNA BULAN DAN WARNA LANGIT
DI KEJAUHAN
SAMBIL TERPEKUR MENGHITUNG WAKTU
DALAM KAMAR,SEPI ITU
TAHULAH AKU,
MANUSIA ADALAH SEBUTIR PASIR
DI PANTAI YANG LUAS
DI DUNIA YANG TUA.
Tuesday, June 1, 2010
Salam Hormat Dari Toronto Canada
Abang Lina Azman Bersama Isteri Berholiday Di Pulau Langkawi Dan Anak2 Saudara Di Ipoh Malaysia
Assalamualaikum. Wish you all the best in life and many thanks for helping Lina with her business. Salam hormat dari Johari di Toronto Canada
Sunday, May 30, 2010
Rendang Ayam Kampung, Ipoh, Malaysia
Saturday, May 29, 2010
FAR EAST ORGANISATION SINGAPORE
Rem Koolhaas' stunning first building in Singapore is will be 153m high
Architect Rem Koolhaas’ Office for Metropolitan Architecture has revealed this design for its first building in Singapore.
The 36-storey residential tower will come in at 153m high and will be close to Orchard Road, Singapore’s famous shopping and leisure street.
The architect said the lifted towers reduce the building’s footprint to a minimum, leaving the ground level open for communal leisure activities.
The project, for client Far East Organisation, will cover 20,000 sq m and contain 68 apartments.
A BETTER TOMORROW FOR ALL JOHOREAN!!
Growing pains for a gem of a city
JOHOR BAHRU, MALAYSIA: ONE will find it hard not to notice that the journey becomes smoother when one drives into Singapore.
The reason is there is hardly any pothole in the republic. You also rarely see anyone repairing potholes there.
That is why I can't help but envy Singaporeans when it comes to their maintenance culture.
In Johor Baru, things are quite different. Driving around can be an adventure, especially along main roads such as the six-lane Jalan Skudai.
Potholes and uneven stretches are everywhere. Being quite a veteran driver here, I have learned to slow down at some stretches or veered to the left or right to avoid a pothole.
I guess those from outside the city need to learn the perils of driving here the hard way.
Now, with the extensive road upgrading works all over the city, because of the Iskandar Malaysia project, driving here is even more challenging.
One needs to plan one's route carefully before venturing out. Otherwise, you will get caught in a massive traffic jam or you will have to negotiate your way through bumpy alternative roads.
There are also lorries ferrying earth and sand which one needs to give way to. Well, who knows, a gravel may fall off from the lorry and hit one's car windscreen, or worse, one's head if one is riding a motorcycle.
Personally, I have been avoiding the junction connecting Jalan Ibrahim and the Inner Ring Road for some time now. The roadworks are too intimidating for me, with cranes everywhere hoisting steel beams and other heavy things.
I don't go through such anxiety when driving in Singapore. Road upgrading works or other projects are always done in properly walled-off areas.
As many here will agree, everything seems to be spick-and-span in Singapore compared with Johor Baru.
Having said that, it would be unfair not to highlight what Johor Baru has which Singaporeans find lacking on their island.
The first thing that springs to mind is the sense of adventure one can feel in Johor Baru. Singapore is too safe and "sterile" that even the trees at its well-manicured gardens look as if they are made of plastic.
Then again, one may argue that it's another plus point for the republic. After all, many would prefer to be safe than sorry.
This city is also a cheaper place to live in and to have fun. Just look at all those Singapore-registered cars parked at the hypermarkets and seafood restaurants here, especially during the weekends.
This brings me to my next point: the World Cup in South Africa next month.
It was recently announced that Singtel and Starhub, the republic's cable networks, are charging between S$70.64 (RM162) and S$94.16 for the total viewing package of the football extravaganza.
Despite Singaporeans being financially more well off, I can
imagine that many of their football fans will be adjusting their television antennas to get a better reception of our RTM1 and RTM2 which will be airing all the matches, live or delayed, for free.
Mamak restaurants in Johor Baru will probably be packed with ardent football fans from the republic till the wee hours.
Those in charge of tourism should come up with some packages to draw more football-crazy Singaporeans here next month.
Well, Johor Baru, warts and all, is not too bad compared with its affluent southern neighbour. The city has its redeeming qualities.
With the massive Iskandar Malaysia development corridor slowly taking shape, Johor Baru may be on par with or even better than Singapore or Kuala Lumpur one day. The way I see it, Johor Baru is like the middle sister who is struggling to establish herself and has not realised her true potential.
Once she discovers who she truly is, she will be better than her elder and younger sisters, which in this case are Kuala Lumpur and Singapore, respectively.
For now, she just needs to be patient and work hard for a better tomorrow.
Friday, May 28, 2010
Beef Rendang # 2 Or Spicy Beef Stew With Coconut
Ingredients:
1 1/2 pound boneless beef short ribs (cut into cubes)
5 tablespoons cooking oil
1 cinnamon stick (about 2-inch long)
3 cloves
3 star anise
3 cardamom pods
1 lemongrass (cut into 4-inch length and pounded)
1 cup thick coconut milk
1 cup water
2 teaspoons tamarind pulp (soaked in some warm water for the juice and discard the seeds )
6 kaffir lime leaves (very finely sliced)
6 tablespoons kerisik (toasted coconut)
1 tablespoon sugar/palm sugar or to taste
Salt to taste
Spice Paste:
5 shallots
1 inch galangal
3 lemongrass (white part only)
5 cloves garlic
1 inch ginger
10-12 dried chilies (soaked in warm water and seeded)
Method:
1.Chop the spice paste ingredients and then blend it in a food processor until fine.
2.Heat the oil in a stew pot, add the spice paste, cinnamon, cloves, star anise, and cardamom and stir-fry them until aromatic.
3.Add the beef and the pounded lemongrass and stir for 1 minute.
4.Add the coconut milk, tamarind juice, water, and simmer on medium heat, stirring frequently until the meat is almost cooked.
5.Add the kaffir lime leaves, kerisik (toasted coconut), sugar/palm sugar, stirring to blend well with the meat.
6.Lower the heat to low, cover the lid, and simmer for 1 – 1 1/2 hours or until the meat is really tender and the gravy has dried up.
7.Add salt to taste. If not sweet enough, add more sugar to taste.
8.Serve immediately with steamed rice and save some for overnight.
BEEF RENDANG
Bahan-bahan
2 kati daging lembu atau lain-lain daging
3 sudu besar ketumbar
1 sudu besar jintan manis
2 tahil lada kering
10 ulas bawang merah
7 ulas bawang putih
sedikit kunyit dan halia
3 biji kelapa
2 sudu besar gula pasir
garam secukup rasa
Cara membuatnya
1) Potong daging besar-besar dan bersihkan.
2) Rebus daging hingga empuk (simpan air rebusan daging).
3) Kemudian siatkan daging tersebut halus-halus.
4) Parut kelapa - 1/4 bahagian di buat kerisik. Selebihnya di perah santannya dengan air rebusan daging tadi.
5) Giling semua bahan rempah sehingga halus.
6) Panaskan minyak dalam kuali dan tumis bahan rempah. Masukkan daging dan tuangkan santan dan biarkan mendidih. Kemudian masukan air asam jawa dan gula. Huraikan sedikit. Masak diatas api perlahan hingga kering.
BEEF SERUNDING
Bahan-bahan
600g daging batang pinang
40g kerisik
10g serbuk kunyit
4 helai daun limau purut
4 helai daun limau kunyit
1/2 L santan pekat
garam dan gula secukup rasa
sedikit minyak
Bahan kisar
150g bawang merah
100g bawang putih
50g halia
50g serai
50g lengkuas
50g cili padi
Cara Membuat
Masak bahan kisar bersama santan, kacau rata.
Masukkan daun limau purut dan daun kunyit.
Setelah naik bau, masukkan daging dan biar mendidih.
Kacau sekali sekala hingga empuk dan masukkan kerisik.
Rasa garam dan gulanya.
Perlahankan api dan masak hingga agak kering.
Hidangkan bersama nasi, lemang dan ketupat.
RENDANG PEDAS AYAM
Bahan-bahan
1 ayam, potong 16
3 sdb rempah rendang
6 sdb cili boh
1 sdb serbuk kunyit
2 biji bawang besar
2 batang serai
3 cm halia
3 cm lengkuas
5 - 10 biji cili padi
4 sdb kerisik
1 cawan santan pekat
3 helai daun limau purut
1 helai daun kunyit
1 batang kulit kayu manis
Bunga lawang
cengkih
air asam jawa
garam dan gula
Cara Membuat
1) Blender bawang besar, serai, halia, lengkuas, cili padi dan perapkan dengan ayam bersama cili boh dan rempah rendang selama sejam.
2) Masukkan ayam kedalam kuali besar dan campurkan lain-lain bahan kecuali santan, kerisik serta daun kunyit dan daun limau.
3) Masak atas api sederhana selama 20 minit atau sehingga air kering. Tambah sedikit air asam jawa.
4) Masukkan santan, kerisik dan lain-lain bahan
5) Rasa garam dan gula dan masak lagi selama 10 minit. sehingga rendang sedikit pekat.
Thursday, May 27, 2010
BARLEY SOUP WITH ROASTED GARLIC
Barley is good for your Healing and cleansing.
High in fibre, barley is also a kidney cleanser. Better yet, regular intake of it helps prevent heart disease. BARLEY water was always a regular drink when we were still living at home. Whenever we had to go for a medical exam that included a urine test, my mum would make us drink barley water a day before it to make sure we got a positive result!
My mother was a wise woman. I later found out from an Australian
naturopath that barley is known to be a kidney cleanser, and he happily
downed glasses of it at a meal we had in a coffee-shop here.
Barley is good for your intestinal health too. Try to eat the barley
grains you find in your drink or sweet broth with fu chook (beancurd skin) and ginkgo nuts.
It's high in fibre which feeds the friendly bacteria in the colon and
helps speed up the transit of fecal matter in it. In this way it helps
prevent haemorrhoids and colon cancer.
The propionic acid and beta glucan from barley's insoluble fibre also help lower cholesterol and prevent the formation of gallstones.
Eating barley regularly is a preventive step against heart disease as, besides the fibre content, it is also high in niacin, a B vitamin good for
lowering cholesterol.
Diabetics should eat more barley as the fibre will prevent blood sugar levels from rising too high. It also provides relief from constipation or
diarrhoea for those suffering from Irritable Bowel Syndrome.
Barley is rich in selenium which prevents cancer and relieves symptoms of asthma and arthritis. It is a good source of manganese, copper and phosphorous.
Malt sugar comes from sprouted barley which, when fermented, is an ingredient in beer and other alcoholic beverages.
Barley, whose Latin name is hordeum vulgare, has been cultivated for more than 10,000 years.
Since ancient times, barley has been used for healing purposes and has
been known to the Chinese, Egyptians, Greeks and Romans. Athletes in
Greece and Rome in those days were known to eat barley bread to give them strength.
Besides the usual things we do with barley, I enjoy having it in a western soup. The larger pearl barley is used and I love the sticky bite of it.
Here's a recipe for barley soup:
Barley soup with roasted garlic
1 cup pearl barley
5 cloves whole garlic, roasted
2 litres chicken stock, steeped from 1 chicken breast simmered in three litres water
2 tbsps vegetable oil
2 large onions, diced
2 carrots, diced
2 stalks celery, diced
150g turkey ham, cut up
1 tsp ground white pepper
1 tsps sea salt or to taste
1 tbsp chopped parsley
Method
1. Wash barley and soak it in a bowl of water for three hours. Drain.
2. Heat oil in pan and fry onions Add carrots and celery, then the barley and fry for three minutes.
3. Add chicken stock, pepper and roasted garlic and simmer over low heat for at least an hour, or until barley is soft.
4. Add salt to taste and serve the soup garnished with chopped parsley.
High in fibre, barley is also a kidney cleanser. Better yet, regular intake of it helps prevent heart disease. BARLEY water was always a regular drink when we were still living at home. Whenever we had to go for a medical exam that included a urine test, my mum would make us drink barley water a day before it to make sure we got a positive result!
My mother was a wise woman. I later found out from an Australian
naturopath that barley is known to be a kidney cleanser, and he happily
downed glasses of it at a meal we had in a coffee-shop here.
Barley is good for your intestinal health too. Try to eat the barley
grains you find in your drink or sweet broth with fu chook (beancurd skin) and ginkgo nuts.
It's high in fibre which feeds the friendly bacteria in the colon and
helps speed up the transit of fecal matter in it. In this way it helps
prevent haemorrhoids and colon cancer.
The propionic acid and beta glucan from barley's insoluble fibre also help lower cholesterol and prevent the formation of gallstones.
Eating barley regularly is a preventive step against heart disease as, besides the fibre content, it is also high in niacin, a B vitamin good for
lowering cholesterol.
Diabetics should eat more barley as the fibre will prevent blood sugar levels from rising too high. It also provides relief from constipation or
diarrhoea for those suffering from Irritable Bowel Syndrome.
Barley is rich in selenium which prevents cancer and relieves symptoms of asthma and arthritis. It is a good source of manganese, copper and phosphorous.
Malt sugar comes from sprouted barley which, when fermented, is an ingredient in beer and other alcoholic beverages.
Barley, whose Latin name is hordeum vulgare, has been cultivated for more than 10,000 years.
Since ancient times, barley has been used for healing purposes and has
been known to the Chinese, Egyptians, Greeks and Romans. Athletes in
Greece and Rome in those days were known to eat barley bread to give them strength.
Besides the usual things we do with barley, I enjoy having it in a western soup. The larger pearl barley is used and I love the sticky bite of it.
Here's a recipe for barley soup:
Barley soup with roasted garlic
1 cup pearl barley
5 cloves whole garlic, roasted
2 litres chicken stock, steeped from 1 chicken breast simmered in three litres water
2 tbsps vegetable oil
2 large onions, diced
2 carrots, diced
2 stalks celery, diced
150g turkey ham, cut up
1 tsp ground white pepper
1 tsps sea salt or to taste
1 tbsp chopped parsley
Method
1. Wash barley and soak it in a bowl of water for three hours. Drain.
2. Heat oil in pan and fry onions Add carrots and celery, then the barley and fry for three minutes.
3. Add chicken stock, pepper and roasted garlic and simmer over low heat for at least an hour, or until barley is soft.
4. Add salt to taste and serve the soup garnished with chopped parsley.
Wednesday, May 26, 2010
Happiness Keeps You Sweet
"The biggest enemy of success is the fear of failure.
So when fear knocks,send Faith to open the door.
Let success be yours forever"
ONE PARAGRAPH THAT EXPLAINS LIFE!
Arthur Ashe, the legendary Wimbledon player was dying of AIDS which he got due to infected blood he received during a heart surgery in 1983.
From world over, he received letters from his fans, one of which conveyed:
"Why does GOD have to select you for such a bad disease"?
To this Arthur Ashe replied:
"The world over -- 50 million children start playing tennis, 5 million learn to play tennis, 500,000 learn professional tennis, 50,000 come to the circuit, 5000 reach the grand slam, 50 reach Wimbledon, 4 to semi final, 2 to the finals, when I was holding a cup I never asked GOD 'Why me ?'.
And today in pain I should not be asking GOD 'Why me?' "
"Happiness keeps you Sweet,
Trials keep you Strong,
Sorrow keeps you Human,
Failure keeps you humble and Success keeps you glowing,
But only Faith & Attitude Keeps you going...
HAVE a Great Day…
So when fear knocks,send Faith to open the door.
Let success be yours forever"
ONE PARAGRAPH THAT EXPLAINS LIFE!
Arthur Ashe, the legendary Wimbledon player was dying of AIDS which he got due to infected blood he received during a heart surgery in 1983.
From world over, he received letters from his fans, one of which conveyed:
"Why does GOD have to select you for such a bad disease"?
To this Arthur Ashe replied:
"The world over -- 50 million children start playing tennis, 5 million learn to play tennis, 500,000 learn professional tennis, 50,000 come to the circuit, 5000 reach the grand slam, 50 reach Wimbledon, 4 to semi final, 2 to the finals, when I was holding a cup I never asked GOD 'Why me ?'.
And today in pain I should not be asking GOD 'Why me?' "
"Happiness keeps you Sweet,
Trials keep you Strong,
Sorrow keeps you Human,
Failure keeps you humble and Success keeps you glowing,
But only Faith & Attitude Keeps you going...
HAVE a Great Day…
Thursday, May 20, 2010
Thought Of The Day!
If God brings you to it, He will bring you through it!
“ Whatever feelings you have within you are attracting your tomorrow.
Worry attracts more worry
Debt attracts more debt
AND
Happiness attracts more happiness
Prosperity attracts more prosperity
Your job is an INSIDE one
To change your World, all you have to do is change
Just stop thinking of worries and ways
to get more debts
Think of happiness and ways to get more and more
prosperous financially, materially and spiritually!
It takes months to change an idea and adopt new ideas!!!
A young and successful executive was traveling down a neighborhood street,
going a bit too fast in his new Jaguar. He was
watching for kids darting out from between parked
cars and slowed down when he thought he saw
something. As his car passed, no children appeared.
Instead, a brick smashed into the Jag's side door!
He slammed on the brakes and backed the Jag back to
the spot where the brick had been thrown. The angry
driver then jumped out of the
car, grabbed the nearest kid and pushed him up
against a parked car shouting,
'What was that all about and who are you? Just what
the heck are you doing? That's a new car and that
brick you threw is going to cost a lot of money. Why
did you do it?' The young boy was apologetic.
'Please, mister...please, I'm sorry but I didn't
know what else to do,' He pleaded. 'I threw the
brick because no one else would stop...' With tears
dripping down his face and off his chin, the youth
pointed to a spot just around a parked car. 'It's my
brother, 'he said 'He rolled off the curb and fell
out of his wheelchair and I can't lift him
up.'
Now sobbing, the boy asked the stunned executive, 'Would you please help
me get him back into his wheelchair? He's hurt and
he's too heavy for me.'
Moved beyond words, the driver tried to swallow the rapidly swelling
lump in his throat.. He hurriedly lifted the
handicapped boy back into the wheelchair, then took
out a linen handkerchief and dabbed at the fresh
scrapes and cuts. A quick look told him everything
was going to be okay. 'Thank you and may God bless
you,' the grateful child told the stranger. Too
shook up for words, the man simply watched the boy!
push his wheelchair-bound brother down the sidewalk
toward their home..
It was a long, slow walk back to the Jaguar. The damage was very
noticeable, but the driver never bothered to repair
the dented side door. He kept the dent there to
remind him of this message: 'Don't go through life
so fast that someone has to throw a brick at you to
get your attention!' God whispers in our souls and
speaks to our hearts. Sometimes when we don't have
time to listen, He has to throw a brick at us. It's
our choice to listen or not.
Thought for the Day:
If God had a refrigerator, your picture would be on it.
If He had a wallet, your photo would be in it.
He sends you flowers every spring.
He sends you a sunrise every morning Face it, friend - He is crazy about
you!
Send this to every 'beautiful person' you wish to bless.
God didn't promise days without pain, laughter without sorrow, sun without rain,
but He did promise strength for the day, comfort for the tears, and light for the
way.
Read this line very slowly and let it sink in...
If God brings you to it, He will bring you through it.
“ Whatever feelings you have within you are attracting your tomorrow.
Worry attracts more worry
Debt attracts more debt
AND
Happiness attracts more happiness
Prosperity attracts more prosperity
Your job is an INSIDE one
To change your World, all you have to do is change
Just stop thinking of worries and ways
to get more debts
Think of happiness and ways to get more and more
prosperous financially, materially and spiritually!
It takes months to change an idea and adopt new ideas!!!
A young and successful executive was traveling down a neighborhood street,
going a bit too fast in his new Jaguar. He was
watching for kids darting out from between parked
cars and slowed down when he thought he saw
something. As his car passed, no children appeared.
Instead, a brick smashed into the Jag's side door!
He slammed on the brakes and backed the Jag back to
the spot where the brick had been thrown. The angry
driver then jumped out of the
car, grabbed the nearest kid and pushed him up
against a parked car shouting,
'What was that all about and who are you? Just what
the heck are you doing? That's a new car and that
brick you threw is going to cost a lot of money. Why
did you do it?' The young boy was apologetic.
'Please, mister...please, I'm sorry but I didn't
know what else to do,' He pleaded. 'I threw the
brick because no one else would stop...' With tears
dripping down his face and off his chin, the youth
pointed to a spot just around a parked car. 'It's my
brother, 'he said 'He rolled off the curb and fell
out of his wheelchair and I can't lift him
up.'
Now sobbing, the boy asked the stunned executive, 'Would you please help
me get him back into his wheelchair? He's hurt and
he's too heavy for me.'
Moved beyond words, the driver tried to swallow the rapidly swelling
lump in his throat.. He hurriedly lifted the
handicapped boy back into the wheelchair, then took
out a linen handkerchief and dabbed at the fresh
scrapes and cuts. A quick look told him everything
was going to be okay. 'Thank you and may God bless
you,' the grateful child told the stranger. Too
shook up for words, the man simply watched the boy!
push his wheelchair-bound brother down the sidewalk
toward their home..
It was a long, slow walk back to the Jaguar. The damage was very
noticeable, but the driver never bothered to repair
the dented side door. He kept the dent there to
remind him of this message: 'Don't go through life
so fast that someone has to throw a brick at you to
get your attention!' God whispers in our souls and
speaks to our hearts. Sometimes when we don't have
time to listen, He has to throw a brick at us. It's
our choice to listen or not.
Thought for the Day:
If God had a refrigerator, your picture would be on it.
If He had a wallet, your photo would be in it.
He sends you flowers every spring.
He sends you a sunrise every morning Face it, friend - He is crazy about
you!
Send this to every 'beautiful person' you wish to bless.
God didn't promise days without pain, laughter without sorrow, sun without rain,
but He did promise strength for the day, comfort for the tears, and light for the
way.
Read this line very slowly and let it sink in...
If God brings you to it, He will bring you through it.
Tuesday, May 18, 2010
Traditional Malay Desserts
Sunday, May 16, 2010
MENCARI TUHAN DIDALAM SALJI
Mencari Tuhan DiDalam Salji
Saya tidak nampakdia jatuh,tetapi kinidia terduduk di atas saljidengan sebuah botol arak tergengam erat
di tangan kanannya.Saya terlanggar tanpa saya sedari.
"Maafkan saya,"kata saya sambil membongkok mahu menolongnya.
"Oh,tidak mengapa",katanya sambil berusaha bangun dari salji.Dia menyambut tangan bersarung yang saya
hulurkan kepadanya.
Ketika itu barangkali pukul enam petang.Saya dalam perjalanan pulang dari kuliah;dan saya berjalan cepat2 sambil
membongkok untuk melarikan muka dari deruan salji yang lebat turun menyerong pantas ditiup angin.
Ketika musim dingin begini,pukul lima petang sudah gelap.Dan dalam bergegas pulang dalam salji dalam
gelap itulah saya terlanggar orang tua itu.
"Maafkan saya",kata saya sekali lagi,sambil menariknya bangun.
"Barangkali salah saya juga",katanya.'Saya tidak nampak sausara",.
Ketika itulahsaya terbau arak dari nya.
Barangkali arak itu datang dari mulutnya,ataupun dari botol yang di pegangnya,ataupun kedua-duanya sekali.
Baunya bagaikan Wiski.
Lantas saya terfikir bahawa barangkali lelaki itu orang Red Indian,kerana di daerah ini kebanyakkan
pemabuk yang saya lihat ialah orang-orang Red Indian.Dan entah kenapa,selalunya saya berasa simpati terhadap para
pemabuk Red Indian.Saya rasa bagaikan mereka ingin merejamkan satu kekosongan dan kehampaan dan kehampaan
yang amat besar dengan bantuan arak.Entah betul,entah tidak sangkaan saya itu.Tetapi demikianlah perasaan saya selalunya.
Lelaki itu sudah berdiri tegak sekarang--sebenarnya dia berdiri agak membongkok macam saya juga,
kerana kami seolah-olah ingin melawan deruan salji dengan kebongkokan kami.
Lelaki itu tidaklah terlalu besar atau tinggi.Saya kira,barangkali dia sedikit tinggi dari saya.
Bila saya tenung mukanya,dengan kepalanya yang berserkup topi itu,nyata dia bukan orang Red Indian.
Dia seorang lelaki kulit putih--dan kalau di kampung saya,barangkali saya harus memanggilnya 'PAKCIK".
Umurnya barangkali50,barangkali 60,saya tidak dapat menduga dengan pasti kerana gayanya yang masih segak.
Angin bertiup dengan kencang dan bintik salji yang lebat menjunam-junam ke muka kami.
Orang tua itu tiba-tiba terhoyong.Dan saya menjangkau menangkap tangannya.Saya bimbang dia terjatuh kembali.
Saya pasti sekarang dia sedang mabuk.
Senja-senja bersalji begini orang tidak ramai lalu-lalang di situ.Kalau hari masih siang ramailah penuntut seperti saya simpang siur
pergi balik dari kuliah.Senja-senja bersalji begini kebanyakkan orang barangkali asyik menonton Tv di rumah
atau minum-minum di pekan kecil di simpang kampus.Dari tempat kami berdiri boleh nampak lampu-lampu bersinar di pekan kecil yang berhampiran.
Saya kasihankan orang tua itu;dan saya berasa bersalah kerana melanggarnya.Dan lagipun dia mabuk.
"Er,kemana tujuan saudara?"kata saya.Saya ingin memanggilnya 'PAKCIK' .Tetapi dalam bahasa inggeris tidak ada
istilah yang sesuai."Barangkali saya boleh menemani saudara ke tempat yang dituju".
"Oh tidak mengapa",katanya.saya tidak kemana -mana.Barangkali saya akan ke jalan washington.
Tapi itu tidak penting.Saya sedang MENCARI TUHAN katanya."
"Mencari Tuhan"?kata saya separuh terkejut.
"Barangkali saudara fikir saya mabuk'?katanya,sambil mula melangkah dalam salji yang tebal itu.
"Tidak",kata saya,sambil turut melangkah mengikutnya.Saya kini berpusing balik ke arah saya atang tadi.
Angin kencang menderukan salji ke elakang kami berdua.
"Saya mencari Tuhan", katanya lagi sambil melangkah."Barangkali Tuhan ada di dalam Salji".
"Barangkali",kata saya,sambil tersenyum didalam gelap.Saya membetulkan beg galas berisi buku di belakang saya
sambil berjalan beremba dengan orang tua itu.Kami melangkahperlahan-lahan di atas salji yang tebal.Dingin mengcengkam.
Sekarang angin di belakang kami tidak perlu membongkok.Salji terus menderu dengan lebat di atas kepala dan
belakang kami.Dan entah mengapa,saya terasa riang dan agak terhibur dengan cakap orang tua mabuk itu.
Tebing jalan tempat kami melangkah itu tebal dengan salji dan kami melangkah perlahan di dalam gelap.Sesekali kereta
menderu di jalan di samping.
"Saudara tidak pernah mencari Tuhan"?tiba-tiba dia bertanya lagi.
"Ada juga sekali sekala",kata saya ,sambil berseloroh dengannya.
"Saya telah lama mencari Tuhan",kata orang tua itu."Sekarang pun saya sedang mencariNya.Barangkali Tuhan ada didalam Salji",
"Barangkali juga ", kata saya"Tetapi kenapa saudara tidak mencari Tuhan didalam gereja?"Saya sebenarnya sudah memutuskan
untuk melayan orang tua mabuk itu dengan cara bergurau.
"Dalam Gereja?"katanya."Tuhan tidak ada di dalam gereja!Yang ada cuma manusia dan patung-patung buatan manusia itu sendiri."Tapi dalam gereja orang bercakap tentang Tuhan",kata saya.
"Oh ,jawabnya,orang tidak boleh bercakap tentang perkara yang mereka tidak tahu".
"Tapi para paderi dalam gereja tetu tahu tentang Tuhan?"kata saya separuh menyoal."
"Tidak", saya bukan orang yang kamu sangkakan",.Saya beragama Islam, sudah lama saya tinggalkan kampung halaman saya".kata orang tua itu pada saya."Maafkan saya saudara,rupa2nya saudara ini orang melayu"?kata saya.....
Orang tua itu hanya mampu menangguk kan kepala tanpa sepatah ayat yang keluar dari mulutnya.lantas dia menyambung bicaranya."Semua paderi itu bercakap tentang tuhan seolah-olah Tuhan itu Manusia.Mereka bercakap tentang tuhan dari taraf
kesedaran yang terlalu rendah.Mereka menganggap Tuhan macam Manusia.Kalau Tuhan macam manusia,Dia Manusia.
Kalau manusia,Dia bukan Tuhan,.Tuhan tidak ada dalam gereja."
Kami berjalan terus.
"Barangkali Tuhan ada dalam "syn-agogue atau masjid?"kata saya."Oh tidak",kata orang tua itu."Tuhan tidak ada dalam synagogue orang yahudi ataupun dalam masjid orang islam.Yang ada cuma manusia dan patung juga".
"Dalam masjid tidak ada patung",kata saya.
"Mana saudara tahu?"
"Saya orang Islam".
"Oh,Namun,saya fikir tuhan tidak ada dalam masjid",katanya.Dia berhenti melangkah.Dia berdiri tegak-tegak,melangutkan mukanya,mengangkat botol arak di tangan kanannya dan melanggah arak dari botol itu.Kemudian dia menyapu bibir dengan belakang tangan bersarung dan mempelawabotol itu kepada saya.Saya menolak engan ucapan terima-kasih.kemudian
dia mula melangkah kembali;dan saya masih mengikutnya lagi."
"Apakah saudara juga orang Melayu yang beragama Islam?"tanyanya tiba2.
"Ya saya orang melayu .yang datang kesini untuk menimba ilmu",kata saya pula."Orang malaysia",kata saya lagi......."Begitu ya......kata orang tua itu.
"Saya juga asal dari Malaysia,tapi sudah lama menetap di sini', katanya lagi.
Orang tua itu bercerita pada saya asal-usulnya,dan perjalanan hidupnya di negara asing ini.
Dia pernah bertemu jodoh dengan gadis disini.Namun isterinya telah pergi meninggalkannya,
bukan untuk selama-lamanya,Akan tetapi mncari kehidupan yang bebas bersama kekasih yang baru.Sambil bercerita
,saya lihat ada lihat ada manik2 jernih menitis dari bebola matanya.
Mungkin hatinya disiat begitu parah sekali,sehingga menyebabkan orang tua itu menangis.
Saya turut bersimpati dengan ceritanya.Lantas dia terus mengakhiri kisah hidupnya disitu saja.
Namun di hati saya masih berserabut dengan seribu persoalan.Ingin terus bertanya,namun saya diamkan saja
tidak mahu hatinya terus diusik memori silam.
'Adakah saudara penuntut disini?"Dia menunjukkan palingan muka ke arah kampus universiti yang lengang di samping sebelah
kanan kami.
"Ya saya belajar disini".
"Tapi tuhan itu tidak ada di Universiti bukan?"
"Ya tuhan tidak ada di universiti.Ilmu pun tidak ada.Yang ada cuma maklumat dan sedikit sebanyak pemikiran."
"Apa yang saudara pelajari di Universiti?"tanyanya.
"Oh sedikit sebanyak sampah".
Dia ketawa.wajah nya cukup manis bila tersenyum dan ketawa.
"Betul tu,"katanya."Orang lebih gemarkan sampah daripada mencari sesuatu yang lebih bermakna.Tugas manusia
ialah mencari Tuhan".
"Adakah saudara pernah mencari Tuhan?'saol saya.
"Tidak,"jawabnya."Sudah lama saya mencari Tuhan merata-rata..Tapi Tuhan tidak ada.Itulah saya terus mencariNya.
Barangkali Tuhan ada di dalam Salji".
"Barangkali Tuhan tidak ada didalam salji",kata saya pula.
"Barangkali juga",katanya.
Kami terus melangkah ke arah jalan washington yang barangkali masih tiga suku batu jauhnya.
Salji terus mencengkam juga.
"Saudara orang Islam kan?' dia bertanya lagi.
"Ya".
"Barangkali Tuhan itu ada di Mecca?'
"Entahlah", kata saya.
"Bukankah Mecca itu tempat suci orang -orang Islam"?
'Ya",
"Barangkali Tuhan itu ada di sana",katanya lagi.
"Entahlah",kata saya.
"Hamzah Fansuri pernah mencari Tuhan di Mekah.kata Hamzah Fansuri,dia tidak menjumpai Tuhan disana."
"Siapakah Phansoory itu?' kata orang tua itu dalam telo orang inggerisnya itu.
"Oh dia ahli fikir bagsa saya.Setengah orang menganggapnya ahli Sufi.Dia hidup dan menulis kira-kira lima enam ratus tahun
yang lalu."
'Apa kata Phansoory tentang Tuhan?'
'Saya tidak ingat dengan pasti."kata saya"Tetapi Hamzah Fansuri pernah pergi mencari Tuhan di Mekah."
'Apakah dia menjumpai Tuhan disana?"
"Tidak."
'Kemudian?'
"Selepas mencari dan tidak menjumpai Tuhan di Mekah,Hamzah Fansuri pulang ke kampungnya".
"Di rumahnya?'
'Ya .Barangkali di rumahnya ada Tuhan.
"Menarik,"kata orangtua itu.'Barangkali saya harus pergi mencari Tuhan di Mecca satu hari nanti".
Kami sampai di sebuah perhentian bas di tepi jalan.Orang tua itu masuk ke bangunan perhentian bas yang
berbumbung dan berdinding kaca itu.Dan saya turut masuk ke perhentian kecil itu.Kami tiba-tiba terlepas dari deruan salji, dan angin dingin yang kencang pun tidaklah begitu terasa.
Orang tua itu duduk di bangku kayu yang basah dengan salji cair,dan saya pun turut duduk.Dia mengangkat
botol,melangut,melanggah arak,mengesat bibir dengan belakang tangan bersarung,dan menghulurkan botol kepada saya.Saya
menolak dengan ucapan terima kasih.
"Barangkali saya harus menunggu bas aja,"katanya.
"Ya'. kata saya."Adakah saudara akan naik bas juga?"
"Tidak rumah saya disana."kata saya sambil menunjuk."Saya akan berjalan pulang,"
"Saudara harus terus mencari-cari didalam salji,"katanya.
"Ya,"kata saya ,sambil tersenyum didalam gelap."Saya akan mencari di dalam perjalanan pulang."
"Siapa tahu,"katanya."Saudara mungkin bernasib baik,"
"Ya ,"Siapa tahu."
Sebentar kemudian sebuah bas menderu datang.Ia berhenti di perhentian.Pintunya yang dikawal secara eletronik
itu terkopak membuka.Orang tua itu bangun perlahan-lahan,keluar dari perhentian,dan melangkah ke tangga bas.
"Selamat Tinggal katanya".
"Selamat jalan,kata saya."Brangkali Tuhan tidak ada di mana-mana,tetapi Dia ada di mana-mana,"
sambung saya tiba-tiba.
Ketika itu saya terlihat botol arak orang tua itu tertinggal,tercegat berdiri dalam samar gelap di atas bangku kayu
di perhentian bas.
Saya berpusing dan berjalan membongkok dengan pantas didalam gelap itu sambil mengenangkan kisah orang tua itu.
Dalam kesayupan meninggalkan orang tua itu.Hati saya benar2 tersentuh.Orang tua itu asalnya di bumiku Malaysia.
Kini telah berhijrah ke kota salji ini.Telah lupa adat dan budaya serta asal usulnya sendiri.
Mencari-cari Tuhan yang tidak juga di temuinya.
Lupa akan bahasa ibunda. tidak tahu lagi ikatan kain pelikat.menyedut rokok daun nipah.bertandang ke rumah saydara mara
.Merahnya sirih bila dikunyah.Menjala ikan di pinggir kali.Kehidupannya kini sama seperti orang kulit putih
di negara salji tebal itu.Arak menjadi teman dan Tuhannya.
"Lantas aku berkata2 sendiri..........
"Tuhan itu tidak perlu dicari hingga ke hujung dunia,"
"Tuhan itu ada di Rumah kita rupa-rupanya.Dia menunggu kita 5 kali sehari,di atas sejadah yang kita bentangkan sewaktu
azan berkumandang.Tuhan itu tidak perlu jauh dicari...hanya ada di rumah dan di hati kita........"
THE END............MENCARI TUHAN DI DALAM SALJI. (1987) PENULIS LINA AZMAN 5 SASTERA.
Saya tidak nampakdia jatuh,tetapi kinidia terduduk di atas saljidengan sebuah botol arak tergengam erat
di tangan kanannya.Saya terlanggar tanpa saya sedari.
"Maafkan saya,"kata saya sambil membongkok mahu menolongnya.
"Oh,tidak mengapa",katanya sambil berusaha bangun dari salji.Dia menyambut tangan bersarung yang saya
hulurkan kepadanya.
Ketika itu barangkali pukul enam petang.Saya dalam perjalanan pulang dari kuliah;dan saya berjalan cepat2 sambil
membongkok untuk melarikan muka dari deruan salji yang lebat turun menyerong pantas ditiup angin.
Ketika musim dingin begini,pukul lima petang sudah gelap.Dan dalam bergegas pulang dalam salji dalam
gelap itulah saya terlanggar orang tua itu.
"Maafkan saya",kata saya sekali lagi,sambil menariknya bangun.
"Barangkali salah saya juga",katanya.'Saya tidak nampak sausara",.
Ketika itulahsaya terbau arak dari nya.
Barangkali arak itu datang dari mulutnya,ataupun dari botol yang di pegangnya,ataupun kedua-duanya sekali.
Baunya bagaikan Wiski.
Lantas saya terfikir bahawa barangkali lelaki itu orang Red Indian,kerana di daerah ini kebanyakkan
pemabuk yang saya lihat ialah orang-orang Red Indian.Dan entah kenapa,selalunya saya berasa simpati terhadap para
pemabuk Red Indian.Saya rasa bagaikan mereka ingin merejamkan satu kekosongan dan kehampaan dan kehampaan
yang amat besar dengan bantuan arak.Entah betul,entah tidak sangkaan saya itu.Tetapi demikianlah perasaan saya selalunya.
Lelaki itu sudah berdiri tegak sekarang--sebenarnya dia berdiri agak membongkok macam saya juga,
kerana kami seolah-olah ingin melawan deruan salji dengan kebongkokan kami.
Lelaki itu tidaklah terlalu besar atau tinggi.Saya kira,barangkali dia sedikit tinggi dari saya.
Bila saya tenung mukanya,dengan kepalanya yang berserkup topi itu,nyata dia bukan orang Red Indian.
Dia seorang lelaki kulit putih--dan kalau di kampung saya,barangkali saya harus memanggilnya 'PAKCIK".
Umurnya barangkali50,barangkali 60,saya tidak dapat menduga dengan pasti kerana gayanya yang masih segak.
Angin bertiup dengan kencang dan bintik salji yang lebat menjunam-junam ke muka kami.
Orang tua itu tiba-tiba terhoyong.Dan saya menjangkau menangkap tangannya.Saya bimbang dia terjatuh kembali.
Saya pasti sekarang dia sedang mabuk.
Senja-senja bersalji begini orang tidak ramai lalu-lalang di situ.Kalau hari masih siang ramailah penuntut seperti saya simpang siur
pergi balik dari kuliah.Senja-senja bersalji begini kebanyakkan orang barangkali asyik menonton Tv di rumah
atau minum-minum di pekan kecil di simpang kampus.Dari tempat kami berdiri boleh nampak lampu-lampu bersinar di pekan kecil yang berhampiran.
Saya kasihankan orang tua itu;dan saya berasa bersalah kerana melanggarnya.Dan lagipun dia mabuk.
"Er,kemana tujuan saudara?"kata saya.Saya ingin memanggilnya 'PAKCIK' .Tetapi dalam bahasa inggeris tidak ada
istilah yang sesuai."Barangkali saya boleh menemani saudara ke tempat yang dituju".
"Oh tidak mengapa",katanya.saya tidak kemana -mana.Barangkali saya akan ke jalan washington.
Tapi itu tidak penting.Saya sedang MENCARI TUHAN katanya."
"Mencari Tuhan"?kata saya separuh terkejut.
"Barangkali saudara fikir saya mabuk'?katanya,sambil mula melangkah dalam salji yang tebal itu.
"Tidak",kata saya,sambil turut melangkah mengikutnya.Saya kini berpusing balik ke arah saya atang tadi.
Angin kencang menderukan salji ke elakang kami berdua.
"Saya mencari Tuhan", katanya lagi sambil melangkah."Barangkali Tuhan ada di dalam Salji".
"Barangkali",kata saya,sambil tersenyum didalam gelap.Saya membetulkan beg galas berisi buku di belakang saya
sambil berjalan beremba dengan orang tua itu.Kami melangkahperlahan-lahan di atas salji yang tebal.Dingin mengcengkam.
Sekarang angin di belakang kami tidak perlu membongkok.Salji terus menderu dengan lebat di atas kepala dan
belakang kami.Dan entah mengapa,saya terasa riang dan agak terhibur dengan cakap orang tua mabuk itu.
Tebing jalan tempat kami melangkah itu tebal dengan salji dan kami melangkah perlahan di dalam gelap.Sesekali kereta
menderu di jalan di samping.
"Saudara tidak pernah mencari Tuhan"?tiba-tiba dia bertanya lagi.
"Ada juga sekali sekala",kata saya ,sambil berseloroh dengannya.
"Saya telah lama mencari Tuhan",kata orang tua itu."Sekarang pun saya sedang mencariNya.Barangkali Tuhan ada didalam Salji",
"Barangkali juga ", kata saya"Tetapi kenapa saudara tidak mencari Tuhan didalam gereja?"Saya sebenarnya sudah memutuskan
untuk melayan orang tua mabuk itu dengan cara bergurau.
"Dalam Gereja?"katanya."Tuhan tidak ada di dalam gereja!Yang ada cuma manusia dan patung-patung buatan manusia itu sendiri."Tapi dalam gereja orang bercakap tentang Tuhan",kata saya.
"Oh ,jawabnya,orang tidak boleh bercakap tentang perkara yang mereka tidak tahu".
"Tapi para paderi dalam gereja tetu tahu tentang Tuhan?"kata saya separuh menyoal."
"Tidak", saya bukan orang yang kamu sangkakan",.Saya beragama Islam, sudah lama saya tinggalkan kampung halaman saya".kata orang tua itu pada saya."Maafkan saya saudara,rupa2nya saudara ini orang melayu"?kata saya.....
Orang tua itu hanya mampu menangguk kan kepala tanpa sepatah ayat yang keluar dari mulutnya.lantas dia menyambung bicaranya."Semua paderi itu bercakap tentang tuhan seolah-olah Tuhan itu Manusia.Mereka bercakap tentang tuhan dari taraf
kesedaran yang terlalu rendah.Mereka menganggap Tuhan macam Manusia.Kalau Tuhan macam manusia,Dia Manusia.
Kalau manusia,Dia bukan Tuhan,.Tuhan tidak ada dalam gereja."
Kami berjalan terus.
"Barangkali Tuhan ada dalam "syn-agogue atau masjid?"kata saya."Oh tidak",kata orang tua itu."Tuhan tidak ada dalam synagogue orang yahudi ataupun dalam masjid orang islam.Yang ada cuma manusia dan patung juga".
"Dalam masjid tidak ada patung",kata saya.
"Mana saudara tahu?"
"Saya orang Islam".
"Oh,Namun,saya fikir tuhan tidak ada dalam masjid",katanya.Dia berhenti melangkah.Dia berdiri tegak-tegak,melangutkan mukanya,mengangkat botol arak di tangan kanannya dan melanggah arak dari botol itu.Kemudian dia menyapu bibir dengan belakang tangan bersarung dan mempelawabotol itu kepada saya.Saya menolak engan ucapan terima-kasih.kemudian
dia mula melangkah kembali;dan saya masih mengikutnya lagi."
"Apakah saudara juga orang Melayu yang beragama Islam?"tanyanya tiba2.
"Ya saya orang melayu .yang datang kesini untuk menimba ilmu",kata saya pula."Orang malaysia",kata saya lagi......."Begitu ya......kata orang tua itu.
"Saya juga asal dari Malaysia,tapi sudah lama menetap di sini', katanya lagi.
Orang tua itu bercerita pada saya asal-usulnya,dan perjalanan hidupnya di negara asing ini.
Dia pernah bertemu jodoh dengan gadis disini.Namun isterinya telah pergi meninggalkannya,
bukan untuk selama-lamanya,Akan tetapi mncari kehidupan yang bebas bersama kekasih yang baru.Sambil bercerita
,saya lihat ada lihat ada manik2 jernih menitis dari bebola matanya.
Mungkin hatinya disiat begitu parah sekali,sehingga menyebabkan orang tua itu menangis.
Saya turut bersimpati dengan ceritanya.Lantas dia terus mengakhiri kisah hidupnya disitu saja.
Namun di hati saya masih berserabut dengan seribu persoalan.Ingin terus bertanya,namun saya diamkan saja
tidak mahu hatinya terus diusik memori silam.
'Adakah saudara penuntut disini?"Dia menunjukkan palingan muka ke arah kampus universiti yang lengang di samping sebelah
kanan kami.
"Ya saya belajar disini".
"Tapi tuhan itu tidak ada di Universiti bukan?"
"Ya tuhan tidak ada di universiti.Ilmu pun tidak ada.Yang ada cuma maklumat dan sedikit sebanyak pemikiran."
"Apa yang saudara pelajari di Universiti?"tanyanya.
"Oh sedikit sebanyak sampah".
Dia ketawa.wajah nya cukup manis bila tersenyum dan ketawa.
"Betul tu,"katanya."Orang lebih gemarkan sampah daripada mencari sesuatu yang lebih bermakna.Tugas manusia
ialah mencari Tuhan".
"Adakah saudara pernah mencari Tuhan?'saol saya.
"Tidak,"jawabnya."Sudah lama saya mencari Tuhan merata-rata..Tapi Tuhan tidak ada.Itulah saya terus mencariNya.
Barangkali Tuhan ada di dalam Salji".
"Barangkali Tuhan tidak ada didalam salji",kata saya pula.
"Barangkali juga",katanya.
Kami terus melangkah ke arah jalan washington yang barangkali masih tiga suku batu jauhnya.
Salji terus mencengkam juga.
"Saudara orang Islam kan?' dia bertanya lagi.
"Ya".
"Barangkali Tuhan itu ada di Mecca?'
"Entahlah", kata saya.
"Bukankah Mecca itu tempat suci orang -orang Islam"?
'Ya",
"Barangkali Tuhan itu ada di sana",katanya lagi.
"Entahlah",kata saya.
"Hamzah Fansuri pernah mencari Tuhan di Mekah.kata Hamzah Fansuri,dia tidak menjumpai Tuhan disana."
"Siapakah Phansoory itu?' kata orang tua itu dalam telo orang inggerisnya itu.
"Oh dia ahli fikir bagsa saya.Setengah orang menganggapnya ahli Sufi.Dia hidup dan menulis kira-kira lima enam ratus tahun
yang lalu."
'Apa kata Phansoory tentang Tuhan?'
'Saya tidak ingat dengan pasti."kata saya"Tetapi Hamzah Fansuri pernah pergi mencari Tuhan di Mekah."
'Apakah dia menjumpai Tuhan disana?"
"Tidak."
'Kemudian?'
"Selepas mencari dan tidak menjumpai Tuhan di Mekah,Hamzah Fansuri pulang ke kampungnya".
"Di rumahnya?'
'Ya .Barangkali di rumahnya ada Tuhan.
"Menarik,"kata orangtua itu.'Barangkali saya harus pergi mencari Tuhan di Mecca satu hari nanti".
Kami sampai di sebuah perhentian bas di tepi jalan.Orang tua itu masuk ke bangunan perhentian bas yang
berbumbung dan berdinding kaca itu.Dan saya turut masuk ke perhentian kecil itu.Kami tiba-tiba terlepas dari deruan salji, dan angin dingin yang kencang pun tidaklah begitu terasa.
Orang tua itu duduk di bangku kayu yang basah dengan salji cair,dan saya pun turut duduk.Dia mengangkat
botol,melangut,melanggah arak,mengesat bibir dengan belakang tangan bersarung,dan menghulurkan botol kepada saya.Saya
menolak dengan ucapan terima kasih.
"Barangkali saya harus menunggu bas aja,"katanya.
"Ya'. kata saya."Adakah saudara akan naik bas juga?"
"Tidak rumah saya disana."kata saya sambil menunjuk."Saya akan berjalan pulang,"
"Saudara harus terus mencari-cari didalam salji,"katanya.
"Ya,"kata saya ,sambil tersenyum didalam gelap."Saya akan mencari di dalam perjalanan pulang."
"Siapa tahu,"katanya."Saudara mungkin bernasib baik,"
"Ya ,"Siapa tahu."
Sebentar kemudian sebuah bas menderu datang.Ia berhenti di perhentian.Pintunya yang dikawal secara eletronik
itu terkopak membuka.Orang tua itu bangun perlahan-lahan,keluar dari perhentian,dan melangkah ke tangga bas.
"Selamat Tinggal katanya".
"Selamat jalan,kata saya."Brangkali Tuhan tidak ada di mana-mana,tetapi Dia ada di mana-mana,"
sambung saya tiba-tiba.
Ketika itu saya terlihat botol arak orang tua itu tertinggal,tercegat berdiri dalam samar gelap di atas bangku kayu
di perhentian bas.
Saya berpusing dan berjalan membongkok dengan pantas didalam gelap itu sambil mengenangkan kisah orang tua itu.
Dalam kesayupan meninggalkan orang tua itu.Hati saya benar2 tersentuh.Orang tua itu asalnya di bumiku Malaysia.
Kini telah berhijrah ke kota salji ini.Telah lupa adat dan budaya serta asal usulnya sendiri.
Mencari-cari Tuhan yang tidak juga di temuinya.
Lupa akan bahasa ibunda. tidak tahu lagi ikatan kain pelikat.menyedut rokok daun nipah.bertandang ke rumah saydara mara
.Merahnya sirih bila dikunyah.Menjala ikan di pinggir kali.Kehidupannya kini sama seperti orang kulit putih
di negara salji tebal itu.Arak menjadi teman dan Tuhannya.
"Lantas aku berkata2 sendiri..........
"Tuhan itu tidak perlu dicari hingga ke hujung dunia,"
"Tuhan itu ada di Rumah kita rupa-rupanya.Dia menunggu kita 5 kali sehari,di atas sejadah yang kita bentangkan sewaktu
azan berkumandang.Tuhan itu tidak perlu jauh dicari...hanya ada di rumah dan di hati kita........"
THE END............MENCARI TUHAN DI DALAM SALJI. (1987) PENULIS LINA AZMAN 5 SASTERA.
Subscribe to:
Posts (Atom)



















